Daris Rajih

Search…View…Copy…Paste…

Pendapat Syeikh Siri As Saqathi Soal Maulid (wafat 253 H)

Beliau adalah paman sekaligus guru Imam Junaid. Disamping itu beliau radhiyallahu anhu juga murid Ma’ruf Al Karkhi. Kesalehan dan kegigihan Sirri As Saqathi dalam beribadah tidak diragukan lagi.

Imam Junaid radhiyallahu anhu berkata “Aku tidak melihat seorang yang lebih hebat ibadahnya dari Sirri.” Selama 98 tahun beliau tidak pernah berbaring kecuali pada saat sakit menjelang wafatnya. Artinya beliau radhiyallahu anhu senantiasa beribadah kepaad Allah Ta’ala siang malam. Jika harus tidur, itupun beliau lakukan dalam keadaan duduk, sehingga wudhunya tidak batal.

Sebagaimana guru dan keponakannya, Sirri As Saqathi radhiyallahu anhu memiliki perhatian yang sangat besar terhadap peringatan Maulid Nabi. Dalam sebuah kesempatan beliau menuturkan :

“BARANG SIAPA MENDATANGI SEBUAH TEMPAT DIMANA DISANA DIBACAKAN MAULID NABI, MAKA DIA TELAH MENDATANGI SEBUAH TAMAN SURGA. SEBAB, TUJUANNYA MENDATANGI TEMPAT ITU ADALAHA TIDA LAIN UNTUK MENGUNGKAPKAN RASA CINTANYA KEPADA RASULULLAH SAW, SEDANGKAN RASULULLAH SAW BERSABDA :

“Barang siapa mencintaiku, maka dia bersamaku di Surga” (Abu Bakar Bin Muhammad Syatha Ad-Dimyathi, I anathuth Thalibin Darul Fikr, juz3, hal 255)

March 10, 2008 - Posted by | Kisah Sufi, Syeikh As-Sariy As-Saqqathy RA

1 Comment »

  1. soal-soal maulid nabi dong………….!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Comment by cha | February 28, 2009 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: