Daris Rajih

Search…View…Copy…Paste…

Sifat Kaum Sufi dan Siapa Mereka? – Syeikh Abu Nashr as-Sarraj

Syekh Abu Nashr as-Sarraj – rahimahullah – berkata: Adapun sifat sifat kaum Sufi dan siapa sebenarnya mereka, adalah sebagaimana yang pernah dijawab oleh Abdul Wahid bin Zaid – sebagaimana yang pernah saya terima – dimana ia adalah salah seorang yang sangat dekat dengan Hasan al-Bashri – rahimahullah – ketika ditanya, “Siapakah kaum Sufi itu menurut Anda?” Ia menjawab, “Adalah mereka yang menggunakan akalnya tatkala ditimpa kesedihan dan selalu menetapinya dengan hati nurani, selalu berpegang teguh pada Tuannya (Allah) dari kejelekan nafsunya. Maka merekalah kaum Sufi.”
Dzun Nun al-Mishri – rahimahullah – ditanya tentang Sufi, kemudian ia menjawab, “Seorang Sufi ialah orang yang tidak dibikin lelah oleh tuntutan, dan tidak dibuat gelisah oleh sesuatu yang hilang darinya.” DzunNun juga pernah mengemukakan, “Orang-orang Sufi adalah kaum yang lebih mengedepankan Allah daripada segala sesuatu. Maka dengan demikian Allah akan mengutamakan mereka di atas segala-galanya.”

Pernah ditanyakan pada sebagian orang Sufi, “Siapa yang pantas menjadi sahabatku?” Maka ia menjawab, “Bertemanlah dengan kaum Sufi, karena di mata mereka kejelekan yang ada pasti memiliki berbagai alasan untuk dimaafkan. Sedangkan sesuatu yang banyak dalam pandangan mereka tak ada artinya, sehingga tak membuat Anda merasa bangga (ujub).”
Al-Junaid bin Muhammad – rahimahullah – ditanya tentang kaum Sufi, “Siapa mereka?” Ia menjawab, “Mereka adalah kaum pilihan Allah dari makhluk-Nya yang Dia sembunyikan tatkala Dia menyukai dan Dia tampakkan tatkala Dia menyukai pula.”

Abu al-Husain Ahmad bin Muhammad an-Nuri – rahimahullah – ditanya tentang kaum Sufi, maka ia menjawab, “Kaum Sufi ialah orang yang mendengar sama’ (ekstase ketika dzikir) dan lebih memilih menggunakan sarana (sebab).”
Orang-orang Syam menyebut kaum Sufi dengan sebutan fuqara’ (orang orang fakir kepada Allah). Dimana mereka memberikan alasan, bahwa Allah swt. telah menyebut mereka dengan fuqara’ dalam firman Nya:
“(Juga) bagi orang-orang fakir yang berhijrah, dimana mereka diusir dari kampung halaman dan dari harta benda mereka (karena) mencari karunia dari Allah dan keridhaan-(Nya) dan mereka menolong Allah dan Rasul-Nya. Mereka itulah orang-orang yang jujur (benar).” (Q.s. al Hasyr:8).

Dan firman Nya pula:
“(Berinfaklah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh jihad) dijalan Allah.” (Q.s. al Baqarah: 273).

Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad Nahya al-Jalla’ – rahimahullah – ditanya tentang seorang Sufi. Maka ia menjawab, “Kami tidak tahu akan adanya persyaratan ilmu, akan tetapi kami hanya tahu, bahwa ia adalah seorang fakir yang bersih dari berbagai sarana (sebab). Ia selalu bersama Allah Azza wajalla dengan tanpa batas tempat. Sementara itu al-Haq, Allah tidak menghalanginya untuk mengetahui segala tempat. Itulah yang disebut seorang Sufi.”

Ada pendapat yang menyatakan, bahwa kata Sufi awalnya berasal dari kata Shafawi (orang yang bersih), namun karena dianggap berat dalam mengucapkan, maka diganti menjadi Shufi.
Abu Hasan al Qannad rahimahullah ditanya tentang makna Sufi, maka ia menjawab, “Kata itu berasal dari kata Shafa’, yang artinya adalah selalu berbuat hanya untuk Allah Azza wa jalla dalam setiap, waktu dengan penuh setia.”

Sebagian yang lain berkata, “Sufi adalah seseorang apabila dihadapkan pada dua pilihan kondisi spiritual atau dua akhlak yang mulia, maka ia selalu memilih yang paling baik dan paling utama.” Ada pula yang lain ditanya tentang makna Sufi, maka ia menjawab, “Makna Sufi adalah apabila seorang hamba telah mampu merealisasikan penghambaan (ubudiyyah), dijernihkan oleh al-Haq sehingga bersih dari kotoran manusiawi, menempati kedudukan hakikat dan membandingkan hukum-hukum syariat. Jika ia bisa melakukan hal itu, maka dialah seorang Sufi. Karena ia telah dibersihkan.”
Syekh Abu Nashr – rahimahullah – berkata: jika Anda ditanya, “Siapa pada hakikatnya kaum Sufi itu?” Coba terangkan pada kami! Maka Syekh Abu Nashr as-Sarraj memberi jawaban, “Mereka adalah ulama yang tahu Allah dan hukum-hukum Nya, mengamalkan apa yang Allah ajarkan pada mereka, merealisasikan apa yang diperintah untuk mengamalkannya, menghayati apa yang telah mereka realisasikan dan hanyut (sirna) dengan apa yang mereka hayati. Sebab setiap, orang yang sanggup menghayati sesuatu ia akan hanyut (sirna) dengan apa yang ia hayati.”

Abu Hasan al Qannad – rahimahullah – berkata, “Tasawuf adalah nama yang diberikan pada lahiriah pakaian. Sedangkan mereka berbeda beda dalam berbagai makna dan kondisi spiritual.”
Abu Bakar Dulaf bin Jahdar asy-Syibli – rahimahullah – ditanya tentang mengapa para kaum Sufi disebut dengan nama demikian. Ia menjawab, “Karena masih ada bekas yang mengesan di jiwa mereka. Andaikan tidak ada bekas tersebut, tentu berbagai nama tidak akan bisa melekat dan bergantung pada mereka.”

Disebutkan juga bahwa kaum Sufi adalah sisa-sisa orang-orang terbaik Ahlush-Shuffah (para penghuni masjid yang hidup pada zaman Nabi saw., pent.).
Adapun orang yang mengatakan bahwa nama tersebut merupakan simbol lahiriah pakaian mereka. Hal ini telah disebutkan dalam riwayat tentang orang orang yang mengenakan pakaian shuf (wool), dimana para Nabi dan orang orang saleh memilih pakaian jenis ini. Sementara untuk membicarakan masalah ini akan cukup panjang. Banyak jawaban tentang tasawuf, dimana sekelompok orang telah memberikan jawaban yang berbeda beda. Di antaranya adalah Ibrahim bin al-Muwallad ar-Raqqi rahimahullah yang memberikan jawaban lebih dari seratus jawaban. Sedangkan yang kami sebutkan, kami rasa sudah cukup memadai.

Ali bin Abdurrahim al-Qannad – rahimahullah – memberi jawaban tentang tasawuf dan lenyapnya orang-orang Sufi dalam untaian syairnya:
Ketika Ahli Tasawuf telah berlalu, tasawuf menjadi keterasingan, jadi teriakan, ekstase dan riwayat.
Ketika berbagai ilmu telah berlalu, maka tak ada lagi ilmu dan hati yang bersinar,Nafsumu telah mendustaimu, tak ada pijakan jalan nan indah
Hingga kau tampak pada manusia dengan ketajaman mata, mengalir rahasia yang ada di dalam dirimu terbuka Tampaklah aktivitas dan rahasia bergururan.

Di kalangan para guru (syekh) Sufi ada tiga jawaban tentang tasawuf.
Pertama, jawaban dengan syarat ilmu, yaitu membersihkan hati dari kotoran kotoran, berakhlak mulia dengan makhluk Allah dan mengikuti Rasulullah saw. dalam syariat.
Kedua, jawaban dengan lisanul-haqiqah (bahasa hakikat), yaitu tidak merasa memiliki (pamrih), keluar dari perbudakan sifat dan semata mencukupkan diri dengan Sang Pencipta langit.
Ketiga, jawaban dengan lisanul-Haq (bahasa al-Haq), yakni mereka yang Allah bersihkan dengan pembersihan sifat-sifatnya, dan Dia jernihkan dari sifat mereka. Merekalah yang pantas disebut kaum Sufi.

Saya pernah bertanya pada al-Hushri, “Siapakah sebenarnya seorang Sufi menurut pandangan Anda.” Ia menjawab, “Ia adalah seorang manusia yang tidak bertempat di atas bumi dan tidak dinaungi langit. Artinya, sekalipun mereka berada di atas bumi dan di bawah langit, akan tetapi Allah-lah yang menempatkannya di atas bumi dan Dia pulaYang menaunginya dengan langit. Bukan bumi atau langit itu sendiri.”

Dari Abu Bakar ash-Shiddiq r.a. diriwayatkan bahwa ia pernah berkata, “Bumi mana yang akan sanggup memberi tempat pada saya dan langit mana yang sanggup menaungiku, jika saya mengatakan tentang apa yang ada dalam Kitab Allah menurut pendapatku semata.”
—(ooo)—
Syeikh Abu Nashr as-Sarraj

Advertisements

March 10, 2008 - Posted by | Sufisme

20 Comments »

  1. Tasawuf itu menata hati agar tidak terjangkit penyakit

    Comment by Abuthoriq | December 15, 2008 | Reply

  2. saran buat H.Ridwan Saidi,bapak tauhid adalah Nabi Ibrahim/Abraham/Bapak orang Israel(yahudi). dan dari keturunanya trdapat banyak orang pilihan Allah(Nabi2). yahudi hanya mengenal satu Tuhan, dalam bahasa mereka disebut YHWH, sebutan lain YAHWE,YEHUWA,JEHOVA, dalam bahasa arab AllAh. sedangkan nama lain dari YHWH, Elohim(yg MAHA PENGASIH), dan lain2nya, dalam islam dikenal asma’ul husna. jadi tolong pak di pelajari baik2 sebelum berkomentar. anda harus paling tidak studi di kairo mesir. baru anda berkomentar. sy anggap anda orang berbahaya, memberikan pernyataan menyesatkan umat, rawan perpecahan

    Comment by wahyu | September 1, 2010 | Reply

    • maaf pernyataan mana yg mmbuat perpecahan umat?….

      Comment by candra | May 7, 2013 | Reply

    • Kmu mualaf.. sila belajar dan berguru yg bersanad.. sy juga mualaf.. sila pastikan kita mndpt ilmu yg betul. 124 nabi pesuruh Allah ada dgn amaln yg di sebutkn di atas. Klw ada yg mngatakn amalan zikir tasauf sufi itu sesat. Maka tolong kaji balik sanad ilum yg *wahyu miliki.

      Comment by niezam | January 30, 2016 | Reply

  3. sambungan, saya sendiri adalah seorang Mualaf, dari agamab asal kristen, saya memperdalam banyak kitab termasuk kitab taurat, dalam bible perjanjian lama. kitab n\yg di turunakn kepada Nabi Musa.AS. Nabi Musa sendiri adalah orang israel yg tak lain adalah Kaum YAHUDI. saya rasa anda sendri tidak paham sejarah kisah hidup Nabi Muhammad, dan sejarah bangsa arab itu sendiri. saran saya salgi hayat msh di kandung badan, belajarlah pak Ridwan, semoga ada hikmah sesudah ini. Amin Ya Robbal’alamin

    Comment by wahyu | September 1, 2010 | Reply

    • maaf pernyataan mana yg menurut anda salah?…

      Comment by candra | May 7, 2013 | Reply

    • Kmu mualaf.. sila belajar dan berguru yg bersanad.. sy juga mualaf.. sila pastikan kita mndpt ilmu yg betul.

      Comment by niezam | January 30, 2016 | Reply

  4. gak usah di bahas lahk… yg penting tdk melanggar hukum negara… ok makan kenyang , bertamasya,bersilahturahmi dng sesama dsb.. napa di bikin ribet??

    Comment by Deby | April 4, 2011 | Reply

  5. kalo udah ada hukumnya AL quran , ya udah jgn direkayasa aturan2 macem2! jgn sok pinter lah membuat norma2 baru yg bertentangan dgn Al quran! yg penting toleransi jgn merubah hukum Al Quran!!!

    Comment by kwee hok guan | April 4, 2011 | Reply

  6. wkwowkwowow, kok pada sok tau dan marahan ahahaahhahah, aneh…emang nich dunia

    Comment by andi | August 4, 2011 | Reply

  7. saya baru baca dari majalah islam asysyafiah,disana di terangkan tentang siapa kaum sufi itu,namun stl saya baca blog ini kenyataanya berbeda 180¤,sungguh saya jadi bingung mana yg benar.karna terus terang saya adalah orang yg awam

    Comment by amir | February 17, 2012 | Reply

  8. tidak ada paksaan dalam beragama, dan sudah jelas mana yang hak dan batil.

    Comment by zul al halaj | August 1, 2012 | Reply

  9. inalillahi wa inalillahi rojiun…kembalikan semua urusan yang manusia tak mengetahui hanya kepada ALLAH SWT…Lakum dinukum walyadin

    Comment by anak emak | August 28, 2012 | Reply

  10. kalo beragama kita sdh bnr,kita sdh tdk melihat lg ada kesalahan pd agama org lain
    kalo keyakinan kt sdh bnr,kt sdh tdk melihat lg ada kslhan pd kyknan org lain
    kalo ibadah kt sdh bnr,kt sdh tdk mlht lg ada kslhan pd ibadah org lain.

    Comment by burhan | November 15, 2012 | Reply

  11. menurut saya, manusia itu terikat pada panca indranya. mata untuk melihat dan haya melihat dihadapannya mata tak mampu memandang kedalam diri kita. begitupun indra yang lainnya. Hanya satu yang terlupakan dan mampu melihat kedalam dirinya yaitu hati. kebenaran ada di hati manusia yang telah diberikan Allah kepada manusia. Jika saya harus berpendapat, saya mengatakan tak mampu dan berhak untuk mengatakan manusia selain diri saya salah hanya Allah dan manusia itu sendirilah yang punya hak. Saya hanya bisa menerapkan nilai benar dan salah hanya kepada diri saya sendiri dan membiarkan manusia lain melakukannya terhadap dirinya. mencintai orang lain sebagai diri kita sendiri, sebagai manusia kita sama. kulit, agama, keyakinan, kebangsaan atau apapun itu bukanlah sebuah pembeda, jika terluka akan sama merasakan rasa sakit ketika diri ini tahu terluka itu sakit maka takkan pernah mampu menyakiti orang lain karena tahu rasanya, pada kenyataannya semua makhluk Allah dan seluruh ciptaannya adalah fana, semuanya sebenarnya tiada, dan Allah-lah menjadikan semuanya ada dan semuanya hanyalah milik-Nya. jangan mengaku manusia itu memiliki sesuatu, karena semuanya milik Allah. Harta, Ilmu, Kebahagiaan, baik, buruk dan semuanya yang melipusi semesta adalah kepunyaan Allah. Hanya Allah lah yang sebenarnya hidup dan nyata. Seluruh ciptaannya sebenarnya mati dan tak nyata tapi diberikan kehidupan dan disempurnakan hingga menjadi paling sempurna hingga terasa nyata.

    Comment by Mulyana | December 11, 2012 | Reply

  12. Asalamualaikum:Saya semasa dulu pernah menganut taretak satariah di Bukit Tinggi dan kemudian merayap ke tempat mistik di jawa dan pernah 3 malam bermalam sendirian di dalam masjid Demak.itu kurang lebih 30 tahun yang berlalu.Saya tidak menganut tarekat apa-apa.Saya mat suka kepada kesederhanaan kesufian iaitu tidak terlalu cerewet dengan dunia dan cuba bersendirian dengan Allah dalam bicara zat i Zati.

    Sufi bukanlah tasauf atau tarekat tetapi insan tertentu yag jenisnya rasa cinta yang tidak olok-olok seseorang insan kepada Allah Taala dengan mendalam setelah Allah menitik cinta Allah terlebih dahulu kepadanya.Ilmu utamanya adalah Usul cinta zat .ia tahap ke 6 dalam jalan menuju Allah. Tahap ke 7 adalah jalan kewalian dan tahap ke 8 adalah jalan kenabian.Semua ada jalannya dan ada nama ilmunya.

    Sesungguhnya seorang itu yang dipilih oleh Allah untuk jadi sufi.Tidak sesiapa boleh melakunkan menjadi sufi.Mereka boleh menjadi fakir dengan ilmunya usul miskin tetapi bukan sufi.Jalan Tarekat dengan meutamakan sumber tasauf adalah jalan ke2 .Tarekat itu cuma meengkapkan syariat.Ia tidak kemana-mana kecuali mengalami dengan jayanya phasa fanabillah dijalan hakikat ( jalan ke 3)mana-mana rasul ,nabi,wali ,guru mursyid,ahli marifat hakiki mesti alami fanabillah.Ia transformasi wajib seketika mungkin serendah 40 hari lamanya dan mungkin 4 tahun lamanya.Sesiapapun kena faham dan lalui jalan ini walau dari aliran tarekat dan kebatinan Islam manapun.Tanpa jalan hakikat ini tidak mungkin seseorang mencapai kasaf dan marifat haq. Tanpa fanabillah tiada laduni dan ilmu mufatul gyub dan ilmu sahadah .Jadi ilmu guru tersebut dan bukunya adalah teori kajian akal semata-mata seseorang itu walaupun bergelar guru oleh muridnya.Sebenar tidak beroleh kemajuan dengan menelaah kitab-kitab berbagai bidang berkaitan ini kerana ia teori atau ilmu kalam yang tidak mengajarkan apa-apa ibadat dengan teratur.Sebab buku bukannya guru bagi segalanya. Ilmu itu sebenar ada pada jari ,mata dan kalbu guru yang masih hidup.Kalau sudaj mati,maka tiadalah guru berkenaan itu walaupun tinggal segala bukunya.Guru mursyid itu biasanya wali terkanan.Masakan jumpa mudah seorang wali terkanan.Ia tersembunyi dan tidak terlalu harapkan murid.Cukup seorang dua sahaja seumur hidupnya.Hendaklah tahu guru mursyid pernah Fanabillah melebihi puluhan tahun terdahulu.Dan ciri-ciri kebeolehannya yang terendah sekali adalah boleh berkata-kata dengan orang mati.Terendahnya demikian.yang tertinggi itu tersendirilahmasing-masing,mungkin bertemu Zat Allah seperti dialami nabi Muhammad. Guru mursyid itu seperti Sheikh Kadir Al Jailani tidak berharap sebarang upah dari sesiapa pun.Maka ia pun barangkali agak tua,bagaimanakah ia mampu mengendalikan pertubuhan tarekat?. Jadi ia bukan guru jalan tarekat tetapi ada asas tarekat dalam perjalanan ilmunya.Guru Mursyid memakai tahap jalan ke 7 (kewalian) bukannya jalan ke 2 (tarekat).Kalau wali tersembunyi tentulah guru marifat yang terdiri dari wali kanan itu juga tersembunyi dari popular dibumi.Ia terkenal di langit bukan di bumi.Itu lah pendapat saya,

    Comment by Nik | November 19, 2014 | Reply

  13. Yg menghujat tasa’uf itu org” bodoh yg tdk tau diri,jadi saya peringatkan tdk usah layani org bodoh yg tdk mau berfikir seperti mereka,perlu di ketahui tingkatan ilmu islam ini ada 5 sariat’hakekat’tarekat’ma’rifat dan yg terahir makrifatullah.jadi yg sdh ada pegangan tasauf cari lg yg lebih tinggi karna ilmu islam ini bertingkat” dan luas jangan berdebat sama org yg bodoh dan tdk ada akal

    Comment by jack | June 18, 2015 | Reply

  14. Jadilah orang sufi hakiki dan lalui pengalaman sufustik seperti al ghazali.berhentilah menerangkan istilah sufi dsn membersihkan sufi dari orang yang menolaknya.atau dari penulis yang kreatif menyelidik dan menulus. Rasul itu mesti dsri gilongan nabi.nabi utu dari sufi hsti dan rohaninya.iautu cintai dsn yakin dengan sempurna kepada allah..orang sufi itu mestilah telah marifatullah dan marufat slam dan diri. Dan irang marifst hskiku itu sepatytnya dari 2 laluan pelajaran atau pengalaman mistik sufistik. Jsnak mahzubin sejsk kecil seperti nabi. Ibnu abbas.iman shafie.al junaidi.shekh Id afrika. Atau dari irang yang dewasa yang lalui fanabillah seperti imam al ghazalu.dll tokoh wali dan ulama. Ia pilihan Allah. Bukan golongan pengkritik.pembentang kajian. Bukan semestinya dari tarekat. Tarekat itu cuma tempat berjinak dan oengantara dari awam kepada sendirian.maka tarekat utu kymoulan teroimpin sahaja.masih ibadat syariat seluryhnya. Hakikat dan fana utu sendirisn dengan Allah. Maka jauh dusana baru kelas sufi. Myrud tsrekat ysng berjunsk ke keadaan sufi. Buksn ahli sufi sebensr lagi. Ia penuntut yang cubs hsrsp dspat fanabillah dan marifat.kemudisn seterusnya. Prsktuksl tu jsuh lebih dukar.mudsh mekaji istilsh dsn tokoh sufi.serta berhujjah tentang sufi dsri ikut i kaum sufi

    Comment by Maulana syeh woloyo | February 8, 2017 | Reply

  15. Ha.ha. saudara musslim dan peminat blog ini dari kalangan bukan muslim. Salam.salam. assalalimualaikum. Tahun 2014 saya bentangkan panjang pendapat sata diruang ini hingga 80 mukasurat. Kini saya kembali. Dari rehat itu. … bila berhujjah itu pakai adab.ilmu islam itu ada yang duterima suruh.dan ada diterima oleh segolongan dan ditolak oleh golongan lain .itu bedza pendaoat dibenarkan taoi beri hujah dengan beradab. Dan csri sebab maka ia menjadikan fahaman berbedza sedikit dalam oerkara furuq.. perkataan mualaf tu tak payah ditujukan.dibangunkan api marah. Salman farisi itu oun mualaf.sheikh makruf kharki pun muaalaf. .muaalaf itu setahun saja tempohnya. 12 bulan ya. Buksn selama bulan. Belajar fardhu ain lah muaalaf itu bersama sama anak anak kita. Dulu oun kita bidoh hal agama masa bayu dan kanak kansk. Bila besar diajar dsn belajar. Dapat buat .dapat jawab bila ditanys anak anak dsn murid dsn orang yang kurang arif. Bila kita tua nysnyuk kita boleh bodoh.dan lupa lagi .sampai luoa basuh berak kita. . Itulah putaran hiduo jemudian jadi kitaran lahur yang mentah mati yang arif..yang mentah bergerak jadi arif kemudian ia lenyap tiada fungdi lagi. Maka siapakah muslim terbaik antara kita. Siapakah mukmin terpuji antara kita.dan siapa pula saddikin yang dibanggakan Allah antara kita di zaman ini. Kita ini atam sereban pun berlaga.pasal tak pakai adab. Ayam laga itu sunnahnya ayam jantan.kita ini ilmuan. Jika tak setuju jangan gelar oerkataan yang menyakitkan otsk…….. sikap ayam jagoan itu nsk tunjuk hsndal taji dsn paruhnya. .islam telsh jadi bxnyak firkah fahaman . Perang saudara di timur tengah dan afganistan itu ada jugs kerana berbedza sangat firqah fshaman kekhalufahan. Bukankah segala itu hsl nabi dan keluarganya sendiri.dan kerabat qurais sendiri. Utu hsl lama dulu.belum oun kena hsl kits. Kuts smbik ilmu tsuhid dari ajaran nabi.buksn politik kekhslifahan dsn sshsbat…….. saya juga terkilan dengan slit 3 ustaz dalam acara firum secara vudeo dsn ditular dslam fscebook. Mereks berhujjah oerkstaan umati umsti tudsk dusebut nsbi dusaat skhir hayat nabi. Bsginds sebut terjemahannya… bahkan teman tertinggi. Oanjang bbenar peekataan hingga jadi ayat. Mereka jumpa dslam 5 kitab siah. Mereka kata 5 kitab tu tak sebut umati pada sat akhir nyawa nabi itu.inilah ustsz tsfsir diakhir hayst nsbi itu secara fizik dan mahematik sangat. Bahasa lama itu ada bahasa halys arab zaman itu. Kalau terjemah terus .saat akhir makna .minit akhir wafat akhir. Kalau bahasa halus saat akhir hayat nabi itu majnanya semasa nsbi mulai gering atau 40 hari rohnya mulai dijemput pulang meninggaljan jasad. Tidsk mungkinkah nabi bicara soal umati umati. Secara lojik disaat akhir tak boleh dah sebut ayat panjang panjang. Ni agak panjang tu perkataan ..bahkan teman tertinggi…lojiknya sebut 1 atau 2 sukukata pun tak boleh tersbg dah.itu orang saat ajhir hembus nafas. 5 kitab sirah tu.jadi fakta. Baiklah.. apakata 50 tahun nantu terjumpa beberapa kitab yang tersembunyi di german atau rome .maka baral fakta 5 kitab sirah . Sunnah semua rasul cintai umat adalah fakta dari semua kitab suci dan hadis.dan kelakuan nabi yang jelas. Bukan rasulullah jika tiada cintai umatnya sendiri. Dari umur 43 tahun rasululah cintai umatnya sehingfa akhir hatat bahkan sekarang dialam roh.nabi cintai umatnya. Tentu dia ada berkata umati semasa tempoh gering itu. Umat adalah kecintaan nabi.rakkan ia tidsk kata umati. Saya pun tsk ads masa nabi gering dan hembus nsfss.ustsz bertigs oun tsk jugs disaat itu. Penulus kitsb sirah oun buksn disaat itu. Maka perkataan yang bawa makna ..bshkan teman tertinngi itu ayat panjsng . Nsbi sda sebut tspi mungkin lebih awal dari saat akhir itu. Itu nabi tuju kepada sir atau roh kudus dan roh izaoi dirinya.. sesetengah ulama lebih selesa perkataan itu dituju kepada Allah taala. Saya terima keduanya sebagai bukan perkara akidah. Terims oengtahuan umum sajs. Selama 30 tshun .ada gerakan ustaz bangunkan perkataan umati umati terutams dsri jemaah tablugh kemuduan dusettai ustaz ustaz kumpulan laun. 5 tshun lalu saya dengar ada desas desys.umati itu bukan umat tapi msksydnys lain. Dalam bulan lepas mucul klip video.3 ustaz muda kata umati tak du sebut.ia ciotaan puak syiah. Masa nabi wafat dsn hingga tamat khalifah rashidin mana ada hal syiah .sunni dan muktazilah lagi. Ali dan fatumah ke mana saja ikut nabi berada durumah mana mana isteri nabi masa itu.sahabat oun ada dilyar kamar nabi dalam keresahan dsn muram belaka. Ini hsl keluaegs dsn umat uslam harmoni masa utu. Bukan isu sesiapa firkah suni.muktazilah atau syiah sediikit pun. Ingatlah mukmin itu penting. Irang yang masuk syurga tanpa husab itu para nabi.para suhada dan ikwan. Atau wali. Kemudian kanak kanak dan irang xacat akal dari kecil. Bukan syiah dan muktazilah dan sunni atau ahli tarekat atau ahli marifat. Jhadi atau prifesir atau mursyid.bahkan bayu orang kafir beroleh hak tanpa hisab dll lah. Hak masuk neraka tanpa hisab tu.pertamanya kafir tulen. Sukar nak terangkan. Mungkin doktrin darwin dan atheus tu . Kaum nabi terdshulu itu pun muslim juga. Ads hsk mereka untuk bukan masuk neraka tanpa hisab. Kita mesti bincang hal umat islam yang masuk neraka tanpa hisab. Iautu ulama dusta.. penguasa yang zalim dan oeniaga muslum ysng menipu. Tsk ada sebut pun ahli neraka muslim tanpa hisab tu sunni.syiah.muktazilah.ahli sesat sufi.atau wahabi oun. Tak ada .pun sebegitu. Oleh itu kuta hidarilah jadi ahlu neraka tanpa hisab utu cubalah berhajat jepada ahli syyrga tanpa hisab. Ha ha .. ungat mydah nak jadi walualkah kekasih allah…. 600 orang sezaman saja bukan 1.8 bilion. Maka carilah guru mursyid. Profesor islam pun kena ambil sanad dsri guru mursyid zaman ini. Presiden ulama sedunia pun kalau ia bukan kategori kekasih Allah.dia kena ambik sanad dari mursyid zaman ini.. dia senduri sedar dia kategori mana. . Sebab kebijaksanan masa hudup ini bawa bijajsana hari kemudian yang amat panhang dan berkekalan. Salah hitung dan nilai hari ini rugi yang dasyat menannti kita semua. Nabi pun rungsing tentang nasub umatnya yang dikatakan syurik tersembunyi dalam oerkataan dan oerbuatan. Itulah detik nabi ingatkan umati umati..di akhurst nabi cintsi umatnya. Kekeluruan sewajibnya du oeejelaskan secara cari ounca keluru itu. Saya tetsp kata nabimuhamad cintai umatnya bila bila nasa jua dan zaman. Sebab sunnah semua rasul itu cintai umatnya.. sekian . Maaf. Terima kasih. Laun kalu banyakan bertanya. Sebaijnya penulus kitab utu ada jebolehan bicara langsung dengan nabi dan ar ruhi lain untuk atasi kebatilan. Ketepatan utu bokeh dicsri. Inilah ustemewa kaum kasaf lagi ulama.penulis. ua bucaea teus guns bahssa zat i zati keoada nabi. Bicara kan oasal umati umati dan oerkataan bahkan teman tertinggi utu oerbah dulafaz nabi sejsuhmana benar.dan dihadapan siapa kata utu masing masung diucapkan.. ha ha. Ini khusus untuk batil lawan haq. Kara ini remeh bagi awam. Tspi besar isunya bagi kaum mursyid dan kasaf.. mereka mesti pastikan haq dan palsu utu bagaimana. Kekeliruannya dimana bermula.. hak peesendirian fskta sebegini dsn buksn untuk awam. Itulah sebab kekasih allah itu tak oernah sedikit oun gysar. Ua tenang dengan fakta oentahuan dsn rujukannya melalui kalam zat i zati dan bashiran zat i zati.

    Comment by Maulana syeh woloyo | February 9, 2017 | Reply

  16. Ya.pendapat pendapat ulama yang lebih benar tentang sufi.. kesalahan satu golongan pengkriti dan penentang sufi dari ulama terdahulu sedikut saja .namun ada v
    Cerdikiawan islam yang kata mahu anak anak mereka tidak berbuat fakir..mereka lihat terok nya salikin yang berfakir.terok zahirnya sepeeti tak cukuo akal.macam budak saja. Ini corak yang sebahagian ibubapa tak mahu berlaku keatas anak mereka. Bimbang ia tak pulih keadaan kepada baqa..mereka tak sanggup menontonnya.satu lagi muncul penipu dslam kumpulan ajaran tssauf dan tarekat seiring dengan peniou oeniou di sektir lain.seoerti skim ceoat kaya sehingga keperingkat mengsnjurka ibadat umrah dan hal pembinaan masjid pun ads orang menipu mengambil wang. .bahkan terlalu busuk penipuan ini diserata bahagian umum. Suasana kacau ini merugikan sesiapa yang terpalit dengan nya. Ajaran dan pembayaran pembayaran itu adalah prigram penipuan licik.tipu riadah agama dan itikad. Tiou duit dan harta.macam macam khianat dan tipuan terancang. Penyerang penyerang untuk jalan sufi itu tak cukup rujukan. Kalau cukuo oun ia ada strategi menrendahkan satu oihak lain demi kepentingan kedudukan golongan mereka dalam kerajaan dan masyarakat. Sedang allah memelihara kaum sufi dan mengajarkan ilmuNya senduri kepada mereka. Mereka persalahkan orang ramai sukakan keramah keramah orang alum klasik. Namun mereka memuja orang berkyasa dsn orang kaya.

    Comment by Maulana syeh woloyo | February 24, 2017 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: