Daris Rajih

Search…View…Copy…Paste…

Syekh Yusuf Al-Makassari Al-Bantani

Syekh Yusuf berasal dari keluarga bangsawan tinggi di kalangan suku bangsa Makassar dan mempunyai pertalian kerabat dengan raja-raja Banten, Gowa, dan Bone. Syekh Yusuf sendiri dapat mengajarkan beberapa tarekat sesuai dengan ijazahnya. Seperti tarekat Naqsyabandiyah, Syattariyah, Ba`alawiyah, dan Qadiriyah. Namun dalam pengajarannya, Syekh Yusuf tidak pernah menyinggung pertentangan antara Hamzah Fansuri yang mengembangkan ajaran wujudiyah dengan Syekh Nuruddin Ar-Raniri dalam abad ke-17 itu.

Nama lengkapnya Tuanta Salamka ri Gowa Syekh Yusuf Abul Mahasin Al-Yaj Al-Khalwati Al-Makassari Al-Banteni. Tapi, ia lebih populer dengan sebutan Syekh Yusuf. Sejak tahun 1995 namanya tercantum dalam deretan pahlawan nasional, berdasar ketetapan pemerintah RI.

Kendati putra Nusantara, namanya justru berkibar di Afrika Selatan. Ia dianggap sebagai sesepuh penyebaran Islam di negara di benua Afrika itu. Tiap tahun, tanggal kematiannya diperingati secara meriah di Afrika Selatan, bahkan menjadi semacam acara kenegaraan. Bahkan, Nelson Mandela yang saat itu masih menjabat presiden Afsel, menjulukinya sebagai ‘Salah Seorang Putra Afrika Terbaik’.

Syekh Yusuf lahir di Gowa, Sulawesi Selatan, tanggal 03 Juli 1626 dengan nama Muhammad Yusuf. Nama itu merupakan pemberian Sultan Alauddin, raja Gowa, yang merupakan karib keluarga Gallarang Monconglo’E, keluarga bangsawan dimana Siti Aminah, ibunda Syekh Yusuf berasal. Pemberian nama itu sekaligus mentasbihkan Yusuf kecil menjadi anak angkat raja.

Syekh Yusuf sejak kecil diajar serta dididik secara Islam. Ia diajar mengaji Alquran oleh guru bernama Daeng ri Tasammang sampai tamat. Di usianya ke-15, Syekh Yusuf mencari ilmu di tempat lain, mengunjungi ulama terkenal di Cikoang yang bernama Syekh Jalaluddin al-Aidit, yang mendirikan pengajian pada tahun 1640.

Syekh Yusuf meninggalkan negerinya, Gowa, menuju pusat Islam di Mekah pada tanggal 22 September 1644 dalam usia 18 tahun. Ia sempat singgah di Banten dan sempat belajar pada seorang guru di Banten. Di sana ia bersahabat dengan putra mahkota Kerajaan Banten, Pengeran Surya. Saat ia mengenal ulama masyhur di Aceh, Syekh Nuruddin ar Raniri, melalui karangan-karangannya, pergilah ia ke Aceh dan menemuinya.

Setelah menerima ijazah tarekat Qadiriyah dari Syekh Nuruddin, Syekh Yusuf berusaha ke Timur Tengah. Beliau ke Arab Saudi melalui Srilanka.

Di Arab Saudi, mula-mula Syekh Yusuf mengunjungi negeri Yaman, berguru pada Sayed Syekh Abi Abdullah Muhammad Abdul Baqi bin Syekh al-Kabir Mazjaji al-Yamani Zaidi al-Naqsyabandi. Ia dianugerahi ijazah tarekat Naqsyabandi dari gurunya ini.

Perjalanan Syekh Yusuf dilanjutkan ke Zubaid, masih di negeri Yaman, menemui Syekh Maulana Sayed Ali Al-Zahli.. Dari gurunya ini Syekh Yusuf mendapatkan ijazah tarekat Assa’adah Al-Baalawiyah. Setelah tiba musim haji, beliau ke Mekah menunaikan ibadah haji.

Dilanjutkan ke Madinah, berguru pada syekh terkenal masa itu yaitu Syekh Ibrahim Hasan bin Syihabuddin Al-Kurdi Al-Kaurani. Dari Syekh ini diterimanya ijazah tarekat Syattariyah. Belum juga puas dengan ilmu yang didapat, Syekh Yusuf pergi ke negeri Syam (Damaskus) menemui Syekh Abu Al Barakat Ayyub Al-Khalwati Al-Qurasyi. Gurunya ini memberikan ijazah tarekat Khalwatiyah & Gelar tertinggi, Al-Taj Al-Khalawati Hadiatullah setelah dilihat kemajuan amal syariat dan amal Hakikat yang dialami oleh Syekh Yusuf.

Melihat jenis-jenis alirannya, diperoleh kesan bahwa Syekh Yusuf memiliki pengetahuan yang tinggi, meluas, dan mendalam. Mungkin bobot ilmu seperti itu, disebut dalam lontara versi Gowa berupa ungkapan (dalam bahasa Makassar): tamparang tenaya sandakanna (langit yang tak dapat diduga), langik tenaya birinna (langit yang tak berpinggir), dan kappalak tenaya gulinna (kapal yang tak berkemudi).

Cara-cara hidup utama yang ditekankan oleh Syekh Yusuf dalam pengajarannya kepada murid-muridnya ialah kesucian batin dari segala perbuatan maksiat dengan segala bentuknya. Dorongan berbuat maksiat dipengaruhi oleh kecenderungan mengikuti keinginan hawa nafsu semata-mata, yaitu keinginan memperoleh kemewahan dan kenikmatan dunia. Hawa nafsu itulah yang menjadi sebab utama dari segala perilaku yang buruk. Tahap pertama yang harus ditempuh oleh seorang murid (salik) adalah mengosongkan diri dari sikap dan perilaku yang menunjukkan kemewahan duniawi.

Ajaran Syekh Yusuf mengenai proses awal penyucian batin menempuh cara-cara moderat. Kehidupan dunia ini bukanlah harus ditinggalkan dan hawa nafsu harus dimatikan sama sekali. Melainkan hidup ini harus dimanfaatkan guna menuju Tuhan. Gejolak hawa nafsu harus dikuasai melalui tata tertib hidup, disiplin diri dan penguasaan diri atas dasar orientasi ketuhanan yang senantiasa melingkupi kehidupan manusia.

Hidup, dalam pandangan Syekh Yusuf, bukan hanya untuk menciptakan keseimbangan antara duniawi dan ukhrawi. Namun, kehidupan ini harus dikandungi cita-cita dan tujuan hidup menuju pencapaian anugerah Tuhan.

Dengan demikian Syekh Yusuf mengajarkan kepada muridnya untuk menemukan kebebasan dalam menempatkan Allah Yang Mahaesa sebagai pusat orientasi dan inti dari cita, karena hal ini akan memberi tujuan hidup itu sendiri.

Terlibat pergerakan naasional
Setelah hampir 20 tahun menuntut ilmu, ia pulang ke kampung halamannya, Gowa. Tapi ia sangat kecewa karena saat itu Gowa baru kalah perang melawan Belanda. Di bawah Belanda, maksiat merajalela. Setelah berhasil meyakinkan Sultan untuk meluruskan pelaksanaan syariat Islam di Makassar, ia kembali merantau. Tahun 1672 ia berangkat ke Banten. Saat itu Pangeran Surya sudah naik tahta dengan gelar Sultan Ageng Tirtayasa.

Di Banten ia dipercaya sebagai mufti kerajaan dan guru bidang agama. Bahkan ia kemudian dinikahkan dengan anak Sultan, Siti Syarifah. Syekh Yusuf menjadikan Banten sebagai salah satu pusat pendidikan agama. Murid-muridnya datang dari berbagai daerah, termasuk di antaranya 400 orang asal Makassar di bawah pimpinan Ali Karaeng Bisai. Di Banten pula Syekh Yusuf menulis sejumlah karya demi mengenalkan ajaran tasawuf kepada umat Islam Nusantara.

Seperti banyak daerah lainnya saat itu, Banten juga tengah gigih melawan Belanda. Permusuhan meruncing, sampai akhirnya meletus perlawanan bersenjata antara Sutan Ageng di satu pihak dan Sultan Haji beserta Kompeni di pihak lain. Syekh Yusuf berada di pihak Sultan Ageng dengan memimpin sebuah pasukan Makassar.Namun karena kekuatan yang tak sebanding, tahun 1682 Banten menyerah.

Maka mualilah babak baru kehidupan Syekh Yusuf; hidup dalam pembuangan. Ia mula-mula ditahan di Cirebon dan Batavia (Jakarta), tapi karena pengaruhnya masih membahayakan pemerintah Kolonial, ia dan keluarga diasingkan ke Srilanka, bulan September 1684.

Bukannya patah semangat, di negara yang asing baginya ini ia memulai perjuangan baru, menyebarkan agama Islam. Dalam waktu singkat murid-muridnya mencapai jumlah ratusan, kebanyakan berasal dari India Selatan. Ia juga bertemu dan berkumpul dengan para ulama dari berbagai negara Islam. Salah satunya adalah Syekh Ibrahim Ibn Mi’an, ulama besar yang dihormati dari India. Ia pula yang meminta Syekh Yusuf untuk menulis sebuah buku tentang tasawuf, berjudul Kayfiyyat Al-Tasawwuf.

Ia juga bisa leluasa bertemu dengan sanak keluarga dan murid-muridnya di negeri ini. Kabar dari dan untuk keluarganya ini disampaikan melalui jamaah haji yang dalam perjalan pulang atau pergi ke Tanah Suci selalu singgah ke Srilanka. Ajaran-ajarannya juga disampaikan kepada murid-muridnya melalui jalur ini.

Hal itu merisaukan Belanda. Mereka menganggap Syekh Yusuf tetap merupakan ancaman, sebab dia bisa dengan mudah mempengaruhi pengikutnya untuk tetap memberontak kepada Belanda. Lalu dibuatlah skenario baru; lokasi pembuangannya diperjauh, ke Afrika Selatan.

Menekuni jalan dakwah
Bulan Juli 1693 adalah kali pertama bagi Syekh Yusuf dan 49 pengikutnya menginjakkan kaki di Afrika selatan. Mereka sampai di Tanjung Harapan dengan kapal De Voetboog dan ditempatkan di daerah Zandvliet dekat pantai (tempat ini kemudian disebut Madagaskar).

Di negeri baru ini, ia kembali menekuni jalan dakwah. Saat itu, Islam di Afrika Selatan tengah berkembang. Salah satu pelopor penyebaran Islam di Imam Abdullah ibn Kadi Abdus Salaam atau lebih dikenal dengan julukan Tuan Guru (mister teacher).

Tuan Guru lahir di Tidore. Tahun 1780, ia dibuang ke Afrika Selatan karena aktivitasnya menentang penjajah Belanda. Selama 13 tahun ia mendekam sebagai tahanan di Pulau Robben, sebelum akhirnya dipindah ke Cape Town. Kendati hidup sebagai tahanan, aktivitas dakwah pimpinan perlawanan rakyat di Indonesia Timur ini tak pernah surut.

Jalan yang sama ditempuh Syekh Yusuf. Dalam waktu singkat ia telah mengumpulkan banyak pengikut. Selama enam tahun di Afrika Selatan, tak banyak yang diketahui tentang dirinya, sebab dia tidak bisa lagibertemu dengan jamaah haji dari Nusantara. Usianya pun saat itu telah lanjut, 67 tahun.

Ia tinggal di Tanjung Harapan sampai wafat tanggal 23 Mei 1699 dalam usia 73 tahun. Oleh pengikutnya, bangunan bekas tempat tinggalnya dijadikan bangunan peringatan. Sultan Banten dan Raja Gowa meminta kepada Belanda agar jenazah Syekh Yusuf dikembalikan, tapi tak diindahkan. Baru setelah tahun 1704, atas permintaan Sultan Abdul Jalil, Belanda pengabulkan permintaan itu. Tanggal 5 April 1705 kerandanya tiba di Gowa untuk kemudian dimakamkan di Lakiung keesokan harinya.

Syekh Yusuf di Sri Lanka

Di Sri Lanka, Syekh Yusuf tetap aktif menyebarkan agama Islam, sehingga memiliki murid ratusan, yang umumnya berasal dari India Selatan. Salah satu ulama besar India, Syekh Ibrahim ibn Mi’an, termasuk mereka yang berguru pada Syekh Yusuf.

Melalui jamaah haji yang singgah ke Sri Lanka, Syekh Yusuf masih dapat berkomunikasi dengan para pengikutnya di Nusantara, sehingga akhirnya oleh Belanda, ia diasingkan ke lokasi lain yang lebih jauh, Afrika Selatan, pada bulan Juli 1693.

Syekh Yusuf di Afrika Selatan

Di Afrika Selatan, Syekh Yusuf tetap berdakwah, dan memiliki banyak pengikut. Ketika ia wafat pada tanggal 23 Mei 1699, pengikutnya menjadikan hari wafatnya sebagai hari peringatan. Bahkan, Nelson Mandela, mantan presiden Afrika Selatan, menyebutnya sebagai ‘Salah Seorang Putra Afrika Terbaik’.

Sebagai seorang ulama syariat, sufi dan khalifah tarikat dan seorang musuh besar Kompeni Belanda, Syekh Yusuf dianggap sebagai `duri dalam daging` oleh pemerintah Kompeni di Hindia Timur. Ia diasingkan ke Srilanka, kemudian dipindahkan ke Afrika Selatan, dan wafat di pengasingan Cape Town (Afrika Selatan) pada tahun 1699. Pada zamannya (abad ke-17), ia dikenal pada empat tempat, yaitu Banten dan Sulawesi Selatan (Indonesia), Srilanka, dan Afrika Selatan yang berjuang mewujudkan persatuan dan kesatuan untuk menentang penindasan dan perbedaan kulit.

Murid-murid Syekh Yusuf yang menganut tarekat Khalwatiyah terdapat di Banten, Srilanka, Cape Town, dan beberapa negara di sekitarnya. Mayoritas orang-orang Makassar dan Bugis di Sulawesi Selatan masih mengamalkan ajarannya sampai sekarang ini.

About these ads

March 10, 2008 - Posted by | Kisah Sufi, Syekh Yusuf Al-Makassari Al-Bantani

96 Comments »

  1. Pak, terima kasih atas terbukanya blog anda. Karena saya dengan leluasa mengutip apa yang tertulis di dalamnya. Terima kasih. Tidak lupa kunjungi kami di banyuwening.wordpress.com
    af

    Comment by aris fauzan | May 29, 2008 | Reply

  2. assalamualaikum wr wb,
    saya memiliki guru spiritual dibogor yang bernama Sayyid Faridhal Attros Al Kindhy Asy’ari, beliau adalah Guru Besar Perguruan MK Al Mukarramah dan beliau sempat menulis sejarah singkat Syaikh Yusuf tersebut. buku setebal 30 halaman A4. cukup menarik disimak. dan itu baru sejarah singkat, jika beliau (guru saya) berkenan bisa dibukakan tabir misteri tentang syaikh yusuf dan kalau ditulis bisa lebih dari 500 halaman A4.
    btw, sdr Daris Rajih berdomisili dimana ya?
    salam kenal dari saya, Abdullah Rawammi, dari Perguruan MK Al Mukarramah. silahkan kunjungi saya di mkbogor.blogspot.com
    wassalamualaikum
    /Abdullah Rawammi

    Comment by abdullah rawammi | October 20, 2008 | Reply

  3. Assalamu’alaikum.
    Syekh Yusuf adalah Putra asli dari Makassar Gowa-Tallo, dan tidak memiliki darah Bone seperti yang dituliskan diatas.

    Comment by Suwandy Mardan Al-Makassari | January 6, 2009 | Reply

    • anda salah…

      Comment by Andi Wijaya Kusuma | October 13, 2011 | Reply

      • yang benar, darah beliulah yg mengalir ke bone seperti juga di daerah-daerah lainnya yg ada keturunannya tinggal disitu.

        Comment by myusuf.mks | February 11, 2013

  4. Terima kasih kepada penulis yang sudah memuat artikel tentang manakib kakek buyut saya. mudah2an ini menjadi bahan bagi ikwahfilah untuk melengkapi pengetahuan.

    Cucunda Tercinta.
    Sayyid Muhammad Yaasiin Abdullah Al-Makki Al-Makassary Al-Bantani Al-Husaini.

    Comment by Sayyid M. Yaasiin Abdullah Al-Makki Al-Makassary Al-Bantani Al-Husaini | January 28, 2009 | Reply

    • ??????????? ?????????? ?????????? ????? ????????????? …Klo boleh tau Bpk.Keturunan Keberapa??? Apa Bpk.Org Gowa juga??? Soalnya sya juga masih keturunan dari Kakek Syech Yusuf. Saya juga msih ada garis darah…Tp Nama sy tidk sebagus Bpk…Boleh di kirimkan Silsilah yg jelas ga pak..makasih…??????????? ?????????? ?????????? ????? ?????????????

      Comment by yusuf (Tarru) | December 27, 2011 | Reply

    • Apakah. Mungkin,, di madura.. Gak ada keturunanya,,

      Comment by mahmud.kholil@yahoo.com | April 27, 2012 | Reply

  5. aslmkm wr.wb
    saya maya di cilincing jakarta utara, saya mempunyai teman yang bernama muhammad siddik.
    dia sudah sekitar 2 bulan mengikuti pengajian di MK ALMUKARROMAH.
    Saya ingin tahu pusat MK ALMUKARROMAH dimana yah?
    Tepatnya didaerah apa?tolong dikirim alamat lengkapnya?karena saya ingin menengok keadaan teman saya itu.
    terima kasih .
    Wassalamu’alaikum wr.wb.

    Comment by maya novyanah | June 14, 2009 | Reply

  6. asalam …. pra pngikut rosull

    saya murid perguruan mk al-mukaramah/al-mukaromah semjak saya
    tau tntang mahesa kurung al mukaramah …………
    saya sangat yakin bahwa mahesa kurung al-mukaramah perguruan berilmu tinggi ,sllu bershabat dng majlis ilmu lainnya saya sangat bangga mjdi murid (ABAH) FRIDHAL ATTROSS AL-KINDY AL-AS’SYARII .
    KUNCI SUKSES DARI SAYA:

    “AKHIRAT DULU BARU DUNIA ”
    “KEJARLAH AKHRAT BARU KEJAR DUNIA ”

    SAYA MAULANA YUSUF SAYA KINI BRADA DI 2 MAJELIS [(MK)MAHESA KURUNG AL-MUKARAMAH ] MJLIS ILMU & (MR) MJLIS ROSULULLOH saya akan truss mcintai orang yng sllu membela islam dri khancuran ….”jiwa saya (MK) & raga saya (MR)” insya allah ……

    “MAHESA KURUNG AL-MUKARAMAH” ADALAH YANG MENGERTIKAN SYA APA ARTI DARI KEHIDUPAN , MENGHAPUS SGALA KEBODOHAN DNG ILMU-ILMU AL-QUR’AN YANG DI TURUNKAN OLEH “ALLAH” SWT

    “ALLAH MAHA BESAR ILMU MU ”
    “AKU BERSUMPAH AKAN TERUS MENJADI PRAJURIT MUSLIM NYA NABI MUHAMMAD SAW ”
    ” ALLAH ADALAH TUHANKU ,ISLAM ADALAH AGAMAKU, NABI MUHAMMAD ADALAH NABI JUGA ROSULKU”

    MAAFKAN SAYA JIKA ADA KATA-KATA YANG SALAH
    SAYA HANYA MANUSIA BIASA , KESEMPURNAAN HANYA MILIK “ALLAH” SEMATA
    MAULANA YUSUF MURID MK AL-MUKARAMAH
    CABANG BEKASI ,BINTRA JAYA 1 SUMBER ARTA BEKASI BARAT
    MAULANA YUSUF BIASA DI PANGGIL {UCUP}

    ” JANGAN KESETANAN MENGHADAPI ILBIS ”
    LAWAN DENGAN ILMU ALLAH {DI AL-QUR’AN}

    WASALAM……….

    Comment by maulana yusuf sahdat | June 25, 2009 | Reply

    • asslmualykum bang ucup,,sya msk perguruan MK.tp sy g tw almt m nmr hp yg bs sy hbungi di bekasi,mhon bntuanny, ni nmr sya,xmxin j almt n nmr yg bs sy hbungi….trima ksih,wassalammualykum.wr.wb.02195901193////

      Comment by ahmad.inayatullah | August 17, 2011 | Reply

    • “AKHIRAT DULU BARU DUNIA ”
      “KEJARLAH AKHRAT BARU KEJAR DUNIA ”

      Bagaimana kalo ungkapan itu diseimbangkan pak?
      Dunia adalah ladang kita, sedangkan Akherat adalah buah kita?
      Artinya kita menjalani hidup dengan seimbang,…. dunia ya jalan akherat ya jalan.
      Bagaimana mungkin seseorang bisa beribadah dan beramal demi akherat bila orang tersebut ridak pernah menanam selama di dunia?
      Islam mengajarkan kepada kita untuk menjadi orang yang kuat, menjadi orang yang kaya tapi tetap dalam keimanan.
      Bagiaman kita akan berinfak, bersodaqoh, dan membantu sesama kalau kita tidak kuat, atau berharta?
      Yang jelas,……. Dengan berdo’a saja tanpa bekerja pasti akan celaka didunia.
      dengan bekerja saja tanpa berdo’a pasti akan celaka di akherat.
      Maaf pak,.. bukan sok tau…. tapi sekedar masukan aja sapa tau ada manfaatnya.

      Comment by Andhika | August 22, 2012 | Reply

  7. saya senang bisa belajar di perguruan mahesa kurung al-mukarramah, disini sy dpt menemukan jati diri, rasa percaya diri dan terlebih saya dapat mengetahui sesuatu yang tidak dapat diketahui sebelumnya….
    makasih Abah dan Umi MK yg telah mengajarkan kami smua..

    Pendi ranting ciapus

    Comment by supendi | July 30, 2009 | Reply

  8. Sampai sekarang siapakah ayah syekhyusuf masih kabur ada yang tahu riwayat ayahnya terutama saudara Sayyid Muhammad Yaasiin Abdullah Al-Makki Al-Makassary Al-Bantani Al-Husaini yang mengaku sebagi turuan beliau

    trims

    Comment by khalid | October 7, 2009 | Reply

    • nama ayahnya Syech yusuf bernama Syech khaidir abdullah tuan manjalawi….

      Comment by Agus salim hasan | April 8, 2011 | Reply

    • Smg alloh dapet membuka.. tentang, silsilah. Dari pada syeh yusuf… Ane mau tanya ne?.. Klu di madura. Kan , juga. Kuburan beliau. Di madura. Di kenal. Sayyid. Yusuf. Kalinget.. ,apakah. Mungkin, beliau. Tidak punya tetesan, yg di madura,,, ????

      Comment by mahmud.kholil@yahoo.com | April 27, 2012 | Reply

      • SALAM..YANG DI MADURA BUKAN SYECH YUSUF AL MAKASARI,TAPI SAYYID YUSUF AL ANGGAWI,,KABILAH aL ANGGAWI KETURUNAN SAYYIDINA HASAN BIN ALI kW,,

        Comment by AHMAD | June 18, 2013

  9. alhamdulillah sy baru saja mendapatkan informasi yg sangat berharga dan lengkap mengenai buyut kami syekh Tuanta Salamaka Syekh Yusuf, sy keturunan GOWA yg tdk berani mengatakan anak keturunan Syekh Yusuf tp paling tidak satu kampung dgn Syek Yusuf, ikhwafillah semoga beliau senantiasa di Rahmati Allah SWT, dan kepada saudaraku yg mempunyai tulisan tentang Syekh Yusuf sy berharap bisa mengirimkan kepada kami ke alamat email : mr_dawan@yahoo.com syukron sebelumnya, dan kpd pemilik tulisan ini Jazakumullahu khaeran Jaza’
    Muhammad Askar di Makassar

    Comment by Muhammad Askar | October 30, 2009 | Reply

  10. ah yang bener….MK perguruan yang berilu tinggi….?
    tinggi apanya…..Ilmu yang dibalut dengan kesyirikan atau ketauhidan….?

    kalo ketauhidan kenapa harus dibalut dengan khodam(makhluk Ghaib)..bukannya di diri lo pada puny ghaib yg mendirikan shalat????
    berasssssa g sih loh!!!!!!

    Comment by hijib_Hufroni | February 15, 2010 | Reply

    • asalamualaikum..

      sya dri bogor ingin bertanya kepada sodara

      maksud nya dari kata ghaib yg mendirikan salat itu apa..
      tolong di jelaskan…

      sya blh mnta email sodara tidak..

      wassalam.

      Comment by putry | May 2, 2012 | Reply

    • Iya betul, berilmu tinggi yg dibalut dgn khodam, apa dulu rasul mengajarkan itu ?!?

      Comment by gilank ghifari al atthas | February 19, 2013 | Reply

  11. Assalaamu ‘alaikum Wr. Wb
    Saya menyukai apa yang akhi fillah tuliskan di rubrik ini, untuk keturunan Tuanta Salamaka, dari cabang manapun akhi hingga sampai kepada Tuanta Salama, mohon diperhatikan Makam Beliau..(saya pernah kesana, sedih melihatnya), belum lagi makam keturunan Beliau di Takalar dan lainnya.
    Untuk ajaran apapun, MK atau MR atau lainnya, semua itu hanyalah “jalan”, kebenaran hakiki hanya milik Allah SWT, hanya akan Allah SWT berikan kepada yang dikehendakiNYa..Mohon maaf kalau ada kata yang kurang berkenan

    Comment by R. Uriansyach M | May 30, 2010 | Reply

  12. Muslim dan muslim lainnya bersaudara, janganlah setan merasuki diri kita dan nafsu setan mengendalikan jalan hidup kita..bg mana agama Islam mau maju klo selalu menjelek – jelekan saudara se agama. hidup MK…..Go A head…

    Comment by m. rohman | July 25, 2010 | Reply

  13. benar banget saudara rohman…hati yang bersih pasti akan dibarengin dengan ucapan dan perilaku yang mulia..Manusia yang baik adalah manusia yang bisa menghargai baik dan buruknya seseorang.bukan saling menuding sesama saudara.Apakah bentuk tudingan itu mencerminkan perilaku seseorang lebih baik di mata Allah,??? sedangkan perilaku nya menyamai apa yang dilakukan syetan yaitu menggoda dan memprovokasi seseorang untuk melakukan fitnah yang keji….
    ” Aku rela Allah Swt adalah Tuhanku, dan aku rela Islam adalah agamaku, dan Aku rela Nabi Muhammad adalah nabi dan Rasul ku”
    dan aku bangga dan hormat “Abah MK guru besar ku…
    HIDUP MK Al Mukarramah….
    Wassalam…peace, love, adn respect….

    Comment by ganda | August 10, 2010 | Reply

  14. jadilah kamu manusia bukan menjadi setan yang selalu mengadu domba.

    Comment by rama | November 20, 2010 | Reply

  15. ass. saya suparman dari sumbawa, sy pux guru namax Tetta PUnna Alm, Beliau merupakan khlaifah tarekat Tuanta Salamak, namun beliau sudah meninggal dunia, sekarang kami tidak pux khalifah maka saya ingin bertenya, kira2 siapa Khalifahx Tarekat Kalawatiyah yg di ajarkan Oleh Syech Yusuf Al makkasri di sulsel, gowa sekarang

    Comment by SUPARMAN | December 21, 2010 | Reply

    • Kalau Khalifah Thariqah Khalwatiyyah yg anda cari, silahkan ke Temui Fuang Daeng mangago dikelurahan Biraeng kec.Minasa Te’ne Kab.Pangkep. Anda Bisa mendapatkan banyak Info disana, Bahkan setahu saya, fuang Daeng mangago juga salah satu Khalifah Thariqah Khalwatiyyah.

      Just Info, Disumatera ,tepatnya didesa Tangkit Baru Kec.Sungai Gelam Kab.Muaro jambi Provinsi Jambi , 100% Penduduk nya Penganut aliran Thariqah Khalwatiyyah. Disana Anda tidak akan kesulitan untuk mencari khalifah yang bisa mengajari Anda.

      Comment by Karaeng Ewa | September 23, 2013 | Reply

  16. Tolong di berikan jawabannya, sekarang ya Daeng, soalx kami bingung siapa yang harus melanjutkan jalan dakwah Gurruta Tetta Punna disini, karena belum da ijin untuk Mengajarkan dari Almr,

    Comment by SUPARMAN | December 21, 2010 | Reply

    • Mohon Maaf Pak, setahu saya seorang Khalifah tidak Berhak memberikan ijin mengajar. hak untuk memberikan ijin ( ising mangising ) adalah hak Muthlak Mursyid Thareqah. jadi sangat wajarlah kiranya jika Tetta Punna tidak memberikan ijin kepada siapapun sampai pada akhir hayat beliau. Seorang Khalifah hanya berhak mengajarkan Thareqah, tidak memberikan ijin mengajar.

      Comment by Karaeng Ewa | September 23, 2013 | Reply

  17. saya mau tanya kepada pemegah ajaran syek yusuf bahwa apakah anda sudah memiliki ilmunya kalau ajaran munkin banyak tapi ilmu dibumi ini cuma ada 6 orang yang memilikinya salah satunya bapak saya yang lain sudah meninggal sebagian. jadi bagi anda yang igin mengkaji lebih dalam kami siap berdiskusi; SUATU PERKATAAN YANG DIBICARAKAN TAMPA ADA PEMBUKTIAN ADALAH OMONG KOSONG. by suhufia makassar tuantA salamaka, hayyong fidharati

    Comment by asnar agus | December 27, 2010 | Reply

    • Ass. Saya mau sekali belajar tentang ilmu syech yusuf, kalau bisa tolong kirimkan alamat lengkapnya atau nmr hpx! tolong sms ke 085255699272

      Comment by Wandy | June 30, 2012 | Reply

  18. *ALLAH* (NIAKKA RIKAU KE’NAG MINGKA TAENA NUCINIKKA)
    *MUHAMMAD* (NIAKKA RIKAU KE’NAG MINGKA TAENA NUASENGA)

    apakah anda bisah memecakan kata ini?

    Comment by asnar agus | December 27, 2010 | Reply

  19. assalamualaikum.Tabe daeng, dena kasih kumengerti bahasa makkasar, tapi cuman bahasa bugis kasih saya bisa.Tapi kalau daeng bertanya apa kami sudah memiliki ilmunya, saya jawab sudah kami dapatkan dari guru kami Tetta Punna Puang Moke, Meskipun sedikit” yang pertama kami terimah adalah Tentang” mampapaccing Harang ASU di mulai dari ketika mau buang air besar sampai selesai, dan seterusnya masalah puasa rahasia pada bulan ramadan yang memiliki beberapa tingkatan “mungkin cuman sekilas yang dapat saya samaikan daeng, karena kendakalang ilmu saya semoga penjelasan yang singkat itu daeng bisa percaya kalau kami ini pengikut Tuanta Salamaka,karena kata Guruku” SEKKDI PONNA AJUE TENTU AKAN SAMA TANGKAI DAN DAUN NAMUN BUAHLAH YANG MEMBEDAKAN,ADA YANG MANIS DAN TIDAK MANIS DSB. Wallahu’aklam.

    Comment by suparman | January 1, 2011 | Reply

    • Ass. Dimanaki perna belajar ajarannya syech yusuf?
      Sy mau ikut…. hub: 085255699272

      Comment by Wandy | June 30, 2012 | Reply

      • Saya belajar di Kampung Halaman Sumbawa Besar, di Pulau Medang…kalau memang mengetahuai lebih jelasnya kami di pulau medang, namun guru kami sudah meninggal dunia….

        Comment by suparman | May 26, 2013

  20. bagi saudara yang merasa memiliki ilmu syek yusuf aku igin memanggil kalian untuk berdiskusi kapan saja,agar masalah kebenarang ilmu tersebut jangan sampai ada salah memilikinya yang bukan sebenarnya. kami tidak menjamin kami yang benar tetapi sudah bayak yang kami temani berdiskusi berilmu syek yusuf tidak ada yang masuk diakal penjelasanya. ada dapat menghubugi kami di fb.asnar_agus@yahoo.co.id

    Comment by asnar agus | January 7, 2011 | Reply

    • Ass. Dimanaki perna belajar ajarannya syech yusuf?
      Sy mau ikut…. hub: 085255699272

      Comment by Wandy | June 30, 2012 | Reply

  21. Ass…

    Comment by firman syahu | March 8, 2011 | Reply

  22. Mengenai mahesa kurung almukaromah di jawa tengah jg byk,,, terkenalnya dgn nm ilmu setrum krn tarikan kodam gaib.sebenarnya MK itu ingin memhidupkan lg kerajaan caringin kurung.jd wajar aja kl muridnya sering di mintain iuran duit.bg murid MK jgn sombong n takabur.byk perguruan lain yg lbh murah tnp sering iuran duit terutama di jawa tengah itu gudangnya ilmu.

    Comment by edi comal | May 11, 2011 | Reply

    • Perguruan lain yang lebih murah? silahkan pak, tapi belum tentu yang murah sama dengan MK. Dan sepertinya bapak hanya melihat MK dari sisi negatif saja? istigfar pak, MK juga saudara semuslim bapak!!! MK bertujuan untuk terus menghidupkan nafas dzikrulloh pak, bukan kerjaan caringin kurung…!!! Janganlah menjadi manusia yang melebihin Tuhan pak, hanya mudharta yang bapak dapat. Naudzubillah Min Dzalik

      Comment by Sangga Wanakara | July 24, 2011 | Reply

  23. assalamu alaikum wrwb.
    syekh yusuf milik semua orang muslim baik dari kalangan makassar,bugis,banteng,jawa bahkan dr luar negri,bahkan setelah meninngal beliau pun masih tetap mendakwakan agama islam melalui orang2 yg mempunyai kelebihan indra ke enam.
    subahannallah itulah kekuasaan Allah.

    Comment by andi alfian | June 6, 2011 | Reply

    • waalaikumussalam.wr.wb
      betul sekali pernyataanmu sodara ku,,kakakku sampe sekarang menimba ilmu dengan syekh yusuf…katanya mereka sering ketemu…tapi aq masih awam…tidak terlalu memahami gmn proses semua itu terjadi..syukron infonya saudaraku

      Comment by musfialdi | February 21, 2012 | Reply

      • Ass. Tabe, kalau bisa sy mau ketemu dengan kakanya, krn sy benar2 ingin belajar ajarannya syech yusuf, mudah2an Allah mengisinkan. Hub: 085255699272

        Comment by Wandy | June 30, 2012

  24. Ayah syeck Yusuf asal nya dari mana ??bukan dari banten?syekh Abdul Khairy Manjalawi!datang brsama Datuk ri Bandang dgn 2sahabat nya!dsinilah ibunya menikah dgn syekh Abdul Khairy!!tp sa msh kurang info,ayahnya asal mana?dr banten kh?maaf kalo salah!drpd ribut2 soal lain!mending kt tlusuri silsilahnya! Tk

    Comment by al Qadry | June 17, 2011 | Reply

  25. sejarah perjalanan ulama-ulama banten pasti kenal siapa al-mukarom nawawi tanahara sahabat beliau salah satunya syeh muhammad yusuf apakah itu beliau ? karena bapak menyebut nyebut kata banten kebetlan saya al faqier dari banten dan kumplit mempunyai silsilah beliau sampai ke-rosulollah cuman yang menjadi pertanyaan kalau memang itu benar beliau kenapa bapa tidak menyebutkan seluruh silsilahnya

    Comment by evo | July 29, 2011 | Reply

  26. saya mw berguru…bleh mnta alamat yg bsa sya hubungi;;

    Comment by ahmad.inayatullah | August 3, 2011 | Reply

  27. Lebih baik diam dr pd mengikuti nafsu amarah syaitan…para guru ente2 gak bgt knp ente2 pd membanggakan dri,keturunan inilah,murid ini lah,perguruan ini lah…mana ilmu ente2 pd.Org yg berilmu kagak perti ente2..Nabi SAW paling bnc org yg bilang sy py ini,py itu(membanggakan diri) Allahu’aklam…Astaufirullah…100*
    By.si bayak dosa(padang)

    Comment by D chaniagoez | August 5, 2011 | Reply

    • jan emosi bana da chaniago,,he he he

      Comment by musfialdi | February 21, 2012 | Reply

  28. setuju

    Comment by Andi Wijaya Kusuma | October 13, 2011 | Reply

  29. Ass. Wr. Wb. Saya Hery Musbiawan dari Sumbawa, dan saat ini sedang menulis buku tentang Sejarah Islam di Sumbawa. Bila yang ditulis oleh H. Rosihan Anwar di harian Kompas tahun 2005 adalah benar berdasarkan dokumen yang dimiliki oleh Lalu Ebrahiem Dea Malela yang bersumber dari ‘buk” tentang para buangan politik dari Sumbawa yang dibuang ke Afrika Selatan yang salah satunya adalah Syekh Yusuf Al Makasari, maka berarti beliau berasal dari Sumbawa, NTB, dan seluruh hipotesis yang mengatakan bahwa beliau berasal dari Goa dengan sendirinya gugur. Wassalam.

    Comment by Hery Musbiawan | October 16, 2011 | Reply

  30. assalamu’alaikum wr wb,terimakash,sdiktnya sudah tau kisah beliau,,salam

    Comment by erli sugiawati | November 23, 2011 | Reply

  31. Alhamdulillah…sya sangat menikmati riwayat ini,karena apa yang saya ingin tahu ada di sini.atur nuhun akang sedulur.kula saking banten ngaturaken salam sillaturahmi sedantene. pasir ipis.banten.

    Comment by kangenas | December 10, 2011 | Reply

  32. Sy Herdin Al Fattah dr Kalimantan Barat, Membaca artikel Syekh Yusuf sgt menyenangkan tetapi saudara ku Semuslim jgn lah membanggakan silsilah dn keterunan tetapi banggalah ISLAM ada didiri kita yg sampai pada saat ini, Didunia ISLAM sebenarnya ada ilmu Syari’at Dn Hakikat kedua ilmu ini sgt penting hy Syari’at adalah lahiriah dn Hakikat secara bathiniah, mungkin semua org tau soal tariqat adalah ilmu kebathinan soalnya byk org yg sensitif krn takut syirik dn sebagainya, jalan menuju Alloh langkah awal adalah Syariat ini lah pondasi para nabi, hy org2 yg diberi hidayah memahaminya, takut terjadi fitnah sy ulaskan sedikit ilmu tariqat itu sgt dibutuhkan sebagai landasan bathiniah yg kuat dn seorang mursid yg dipilih olh Alloh, masalah khilafiah jgn diperdebatkan jgn diantara kita pecah hati ini yg sgt membuat sy sedih, Syari’at dikuatkan dn Hakikat itu dicari yaitu seorg mursid yg benar2 dipilih olh Alloh utk menuju Makfirat kpd Alloh,,,,,,,
    Mudah2ahan ilmu yg sedikit ini bermanfaat bagi saudaraku semuslim, perkataan sy jika ada salah dn yg benar datangnya dr Alloh SWT, mudah2an kita diberikan Ampunannya, Amin Yarobbal Alamin,,,,,,,,

    Comment by Herdin | December 19, 2011 | Reply

  33. assalamualaikum wr.wb
    mas yusuf sya ingin masuk perguruan mk sejak dri dlu
    apkah sya bsa masuk prguruan itu ?
    tpi sya tdk tau alamtnya tlong bri tau sya mas
    ini no telp sya 08990002028
    tlong mas sya sngat ingin masuk perguruan mk

    Comment by Adjie Kurniawan Putrasetia | January 15, 2012 | Reply

  34. Assalamu’aalaikum Wr. Wb.

    Subhanallah….
    Syeh Yusuf kebetulan lahir di Gowa (Kesulatanan Gowa) para era Kesulatanan -Alauddin (Raja Gowa XIV)…Beliau berasal dari keluarga kesultanan Gowa dan yang pasti Allah menganugerahi Beliau Ilmu Ladduni yang cukup luas dan dalam. Karena makom yang tinggi tersebut, maka Bliau tidak memperlihatkan pertentangan dalam beberapa aliran pemikiran atau tarekat….karena sesungguhnya semua itu adalah jalan menuju Allah…tentang klaim bahwa Beliau ada di Gowa, Banten, Sumbawa, Sri Langka, atau di cape Town…adalah benar adanya secara histories….dan atas Izin Allah, sesungguhnya Bliau Masih “hidup” dan beberapa orang yang saya kenal masih sering berkomunikasi dengan Bliau…jadi Baik yang mengakui Bliau sebagai turunannya, muridnya, atau kerabatnya…Tidak penting mempertentangkan Hal tersebut, yg penting adalah mulailah beribadah secara betul, jangan hanya puas dengan tegaknya syariat, melangakahlah ke makrifat karena hanya dengan jalan tsb…Ilmu Ladduni akan di raih, dan Allah SWT akan menuntun kita melalui hidayah Dan TaufiqNya…

    Comment by Mustafa Muhammad As'ad | January 26, 2012 | Reply

    • Ass. Pak Mustafa, bisa minta nmrnya? kirim saja ke nmr sy ini 085255699272

      Comment by Wandy | June 30, 2012 | Reply

    • Tapi jangan salah mengartikan Makrifat lo pak?…. derajat makrifat yang mengakuinya hanya Alloh SWT saja,….

      Tingkatan syariat, tarekat, hakikat dan makrifat itu adalah idiom-idiom yang biasa digunakan kalangan tasawwuf atau ahli tarekat. Apa yang mereka ajarakan itu sebagiannya ada yang benar, namun tidak ada jaminan semuanya benar.
      Sebab kalangan ahli taawwuf dan tarikat itu sendiri ada banyak ragamnya. Dari yang paling bersih hingga yang paling kotor. Paling bersih maksudnya adalah bersih dari beragam bentuk bid’ah dan syirik. Di mana semua yang diajarkannya selalu dilandaskan kepada riwayat dan sunnah-sunnah Rasulullah SAW dan masih konsekuen dengan hukum-hukum syariah.
      Namun tidak sedikit di antaranya yang justru sudah menginjak-injak syariah itu sendiri serta sulit menghindarkan diri dari khurafat, bid’ah dan fenomena syirik. Bahkan boleh dibilang sudah keluar dari syariah Islam yang telah ditetapkan oleh para ulama. Sehingga idiom syariah, tarekah, makrifat dan hakikat itu hanya sekedar pemanis di bibir. Namun pada hakikatnya tidak lain merupakan sebuah pengingkaran terhadap syariah serta merupakan penyimpangan dari manhaj salafus shalih.
      Kalau syariah diletakkan paling rendah, akan muncul kesan bahwa demi kepentingan tarekah, makrifat dan hakikat, syariah bisa dikesampingkan. Dan paham seperti ini berbahaya bahkan sesungguhnya merupakan bentuk pengingkaran terhadap agama Islam.
      Jangan sampai ada anggapan bahwa bila orang sudah mencapai derajat makrifat apalagi hakikat, lalu dia bebas boleh tidak shalat, tidak puasa atau mereka mengatakan yang sholat dan puasa adalah batinya/hatinya sedangkan jasadnya tidak. Intinya mereka telah melakukan hal-hal yang bertentangan dengan syariat itu sendiri. Kalau ajaran yang Anda cenderung berpikiran seperti itu, ketahuliah anda telah salah dalam memilih ulama. Kalau makrifat dan hakikat boleh menyalahi syariah, maka ulama yang Anda sebut itu tidak lain adalah syetan yang datang merusak ajaran Islam.
      Sebab Rasulullah SAW tidak pernah mengajarkan makrifat dan hakikat, beliau hanya meninggalkan Al-Quran dan Sunnah sebagai pedoman dalam menjalankan syariah. Dan tidaklah seseorang bisa mencapai derajat makrifah dan hakikah, manakala dia meninggalkan syariah.

      Comment by Andhika | August 22, 2012 | Reply

  35. Pak, kaya’x ada yg salah dari pengertian bahasa Lontara’ “Tamparang tenayya sandakanna”. Arti dari peribahasa tsb adalah Lautan yang tak bertepi.

    Comment by saka | February 20, 2012 | Reply

  36. Asswrwb. saya sedang belajar tentang Islam. Setahu saya, dalam Islam segala sesuatu yg berhubungan dg sikap & tatacara dalam agama ini telah dijelaskan oleh Rasulullah SAW.. Apakah tatacara tarekat ada landasan dalilnya ?? Saya mohon bantuan penjelasan dari saudaraku se Iman, wassalam

    Comment by zoels | March 14, 2012 | Reply

  37. yang punya ebook lontara atau biasa kisah syekh yusuf bagi donk
    ni emailku: haanchaman9@gmail.com

    Comment by ancha | March 16, 2012 | Reply

  38. saya ini keturunan asli gallarang moncongloe……

    Comment by daeng jaju | March 17, 2012 | Reply

  39. kuburan mamanya ada di kampung kami,silakan datang…..ini alamatnya dusun moncongloelappara/desa moncongloelappara/kec.moncongloe/kab.maros/provinsi sulawesi selatan (sirajuddin daeng jaju/no telpon 085399028156)…..

    Comment by daeng jaju | March 17, 2012 | Reply

  40. Assalamulaikum.. Ihwan2ku. Fillah. Smg alloh merahmati kalian,, apakah. Mungkin, di madura. Gak ada tetesan beliau… Sedangkan, kuburan, beliau.. Juga. Ada di madura. Di kalianget.. Beliau di kenal. Di madura. Sayyid yusuf….. Ana pingin bnget, tau tentang perjalanan, beliau.. Dan ingin, tau, siapa syeh yusuf. Sebenarnya,, dan jika ada yg tau silsilahnya,, ana minta tolong kabarin, ana,, facebook.ane,, raden mahmud.psm.. Emel.. Mahmud.kholil@yahoo.com.. .

    Comment by mahmud.kholil@yahoo.com | April 27, 2012 | Reply

  41. wow…….
    speechless nih….
    Islam satu
    Allahu Ahad
    Muhammad Rasulullah
    udah sih jangan berdebat…
    sedih pengen nangis liat umat islam bercerai berai…..

    Comment by Agiels | May 13, 2012 | Reply

  42. akhlak yang paling mulia adalah menyapa mereka yang memutus silaturahmi, memberi kepada yang kikir padamu, dan memaafkan mereka yang menyalahimu… (HR. Ibnu Majah)

    Comment by Agiels | May 13, 2012 | Reply

  43. “Laa Fataa iLLa ‘Aliyyin , Laa Saifa iLLa Dzulfikkor”

    Comment by Tubagus Maulana Yusuf Al-Bantani | June 6, 2012 | Reply

  44. Reblogged this on sufialmakassari.

    Comment by sufialmakassari | June 11, 2012 | Reply

  45. abah saya juga berkata beliau masih “hidup” dan abah sering berkomunikasi dengan beliau, subhanallah…..

    Comment by iwan | July 19, 2012 | Reply

  46. Allah berfirman dalam surat Al-Jin ayat 26-27:
    “(Dia adalah Tuhan) yang mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihat-kan kepada seorang pun tentang yang ghaib itu, kecuali kepada rasul yang diridlai-Nya.”

    Barang siapa menggantungkan jimat penangkal pada tubuhnya, maka Allah tidak
    akan menyempurnakan kehendaknya.”

    (Riwayat Abu Daud)

    “Ibnu Mas’ud berkata: Aku dengar dari Rasulullah bersabda: Mantera-mantera,
    tangkal dan guna-guna adalah syrik”
    (Riwayat Ahmad dan Abu Daud)

    “sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa selain dari syirik itu bagi siapa yang di kehendaki-Nya.” (an Nisa': 116).

    “Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan padanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang dzalim itu seseorang penolongpun.” (Al Maidah: 72).

    “Akan datang di akhir zaman nanti para dajjal dan pendusta, mereka mendatangimu dengan hadits-hadits yang belum pernah kamu dengar juga belum pernah di dengar oleh bapak-bapak kamu, maka berhati-hatilah kamu dari mereka, jangan sampai mereka menyesatkan kamu dan menimbulkan fitnah terhadapmu.” (HR Muslim)

    “Barangsiapa menyampaikan suatu perkataan dariku yang telah diketahui bahwa itu adalah kedustaan yang dibuat-buat, maka ia termasuk salah seorang pendusta.” (HR. Muslim)

    “Katakanlah: Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah.” (An-Naml : 65)

    “Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syetan-syetan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syetan-syetan itulah yang kafir (mengerjakan syihir). Mereka mengajarkan syihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan, ‘Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kalian kafir’. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudlarat dengan sihirnya kepada seorangpun kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudlarat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnyaa mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah keuntungan baginya diakhirat dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.” (Al Baqoroh: 102)

    Comment by Andhika | August 22, 2012 | Reply

  47. Teman2 para pencari kebenaran, MK al Mukaromah hemat saya adalah sesat, mereka yg posting komen disini adalah murid MK yg tidak kenal apa MK dan siapa abahMK, karena tidak masuk dalam lingkaran orang2 dekat si gubes. MK bukan perguruan silat seperti bantahan murid2nya, tapi adalah kumpulan orang2 yg belajar ilmu ghaib dan bekerja sama dengan khodam2, merapal bacaan2 (kadang dari Al Qur’an sering juga dari bacaan tidak jelas) tujuannya biar mengejar kesaktian yang katanya ilmu Islam??? no way! hati2 bagi yg ingin belajar disitu.

    Saya mau tanya sama murid2 MK pernahkah kalian menyaksikan dengan mata kepala kalian abah emka melaksanakan sholat???

    Comment by MK tobat | September 10, 2012 | Reply

  48. siapa km berani ngomong sembarangan di forum dgn kata kata seperti yg ada di atsa tulisan saya atau comment.tunjukan km klw emng berani dan bener ,saya murid mahesa kurung al mukaromah..

    Comment by imam | September 18, 2012 | Reply

  49. assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatu.
    Tabe karaeng ngaseng, baik yg beragama islam, kristen, hindu dan budha.
    Saudara2ku sekalian menuntut ilmu itu sangat penting, tp jgn sampai itu membuat saudara menjadi angkuh dgn keilmuan saudara.
    Beribadah itu gak usah terlalu repot atau ribet, berbuat baik ajalah maka itu sdh menjadi ibadah yg mulia.
    Yg paling simple ada kucing lapar berilah dia ikan, ada nenek mau nyebrang maka bantulah.
    Islam itu damai, tdk arogan, tdk memaksakan kehendak.
    Klo mau mendalami ilmu Syekh Yusuf, rajinlah bertawwassul kepada beliau maka beliau psti mengingat kalian.
    Yg terpenting apapun agama saudara itu semua datang dari Allah.
    Yg paling penting iman kalian.

    Comment by adel dikasafdi | November 10, 2012 | Reply

  50. Assalamu’alaikum, saya adalah salah satu buyut dari Syech Yusuf, …… nama saya…. nama aba saya…. bin Ibrahim bin Syeck yusuf bin Ibnu Siddik bin Mujaib Abbas bin Bafadal…. tempat tinggal keturunan kami nanti lebih dijelaskan pada waktu berikutnya, Yth Bang Daris Rajih yang dimuliakan hatinya, terima kasih atas rilis Saudaraku Bang Daris, membenarkan bahwa Syeck Yusuf, bukan keturunan dari Bone, beliau dinisbatkan sebagai orang Bone disebabkan menikah dengan Anaknya Sultan Alauddin yang kami muliakan, kelahiran Syekh Yusuf benar di Gowa ditengah-tengah keluarga Sultan Alauddin, nama tanjung harapan adalah salah satu nama tanjung didaerah kami tetapi menggunakan bahasa daerah, beliau setelah umur 15 tahun dapat menghafal 30 Juz Al qur’an, ttg Silsilah Keturunan ada sama keluarga kami asli bertuliskan arab , adapun warisan kami adalah tarikat sebagaimana menjadi wasiat Nenek Buyut kami, sekedar memberi petunjuk kecil saja, tolong cek pada sejarah masuknya Islam di Kepulauan Raja Empat di Papua, itu akan membuka tabir kehidupan dan perjalanan da’wah Nenek Buyut kami, sebenarnya saya tidak mengetahui banyak keturunan nenek buyut kami, tetapi diceritakan sama Aba saya yang tercinta sebelum beliau wafat, hanya pesan Aba saya sejarah Syech Yusuf patut menjadi contoh teladan bagi kami, tetapi bukan untuk sebuah kebanggan karena itu adalah sifat yang dilarang Allah SWT, menjadi turun temurun kehidupan kami sederhana, adapun perjalanan ke Banten,Sumatera,Sri Langka, mekkah, Yaman dan Sri langka, Filipina adalah benar, nanti cros cek literatur Islam masuk di Papua ada kaitannya dengan Afrika Selatan, untuk catatan nenek buyut kami sering mengganti nama karena menghindar dari kejaran Belanda waktu itu, pada saat Dakwah, sampaikan salam buat Kesultanan Banten, Turunan Sultan Alauddin, terlebih kepada Saudara kami yang di Afrika yang kami Hormati Bapak Nelson Mandela, cros cek kembali sejarah Hasyim As’ary mendirikan Nahdlatul Ulama, semoga Allah Memberikan Rahmat dan Kemudahan bagi Saudaraku Bang Daris, kami keluarga mengucapkan terima kasih dunia akhira, mohon maaf emil yang digunakan pakai nama lain, nama Al Bantani sudah mendekati kampung kami, jika mengalami kendala dalam menelusuri sejarah Syekh Yusuf insya Allah kami membantu.

    Comment by Jhon viktor | November 27, 2012 | Reply

    • Hahahaa,… ga’ tau kenapa yah’… ketika setiap ada tokoh yang terkenal, orang2 bugis khususnya orang bone, selalu mengklaim tokoh tersebut dari mereka,.. hahahha,…. gila nama lo pade semua,…

      Comment by Penakluk Bugis | March 28, 2013 | Reply

    • Assalalamualaikum wr.wb,!
      Sudilah kiranya saudara Jhon viktor bersilaturakhmi dengan saya sebagai sesama muslim, untuk membahas tentang Tokoh Syech Yusuf, saya sangat tertarik dan berkepentingan dengan semua hal terkait yang saya muliakan syech Yusuf.
      Semoga Allah SWT senantiasa merakhmati saudara sekeluarga!
      Atas perhatian, kesempatan dan hal-yang berguna bagi saya, terlebih dahulu saya ucapkan rasa terimakasih!
      Saya menunggu jawabannya diemail saya : deden.daenuri@ Yahoo.co.id atau telepon saya : (021) 90604211- DEDEN DAENURI,SE.AK.

      Comment by DEDEN DAENURI | June 29, 2013 | Reply

  51. beliau ayah ,,syeckh yusupnampak pertama kali di desa ko`mara di gowa….gallarrang moncongloe adalah nenek dr syekh yusuf ….saat di kandungan ibu beliau di bwa ke kerajaan gowa..karena ingin di peristri sama karaeng gowa..karena cantiknya ibunda syekh yusuf waktu itu dia msh di dlm kandungan…..saking relanya istri pertama karaeng gowa waktu itu hingga dia rela di madu..katanya kalo wanita macam ini yg akan jd maduku aku relakan…dst wallahu a`lam bisshashawab… by idris di gowa

    Comment by muhammad idris | January 8, 2013 | Reply

  52. yg saya tahu fham syekh yusuf itu sePerti ini“ KEJAR AKHERATMU TP JGAN LUPAKAN DUNIAMU..“
    .

    Comment by muhammad idris | January 8, 2013 | Reply

  53. tidak ada sejarah yg saya tau nama asli dr bpak beliau yg saya tahu waktu itu cuma di gelari “PUN TAU TOA“(LAKI-LAKI TUA),krena beliau bertamu dngan raja ko`mara dlm wujud laki- yg sdah tua,,tp masih kuat dan kalo berjalan seakan kakinya(tumitnya ) tdk menyentuh tanah,dia baek sama semua orang…suka bntu warga n walaupun sdh tua tp msh kuat,,krena kebaikan beliau bpk syekh yusuf maka dampang ko`mara(rja ko`mara) MAU MENJDIKAN DIA MENANTU ..di bwah lamaran dr saudaranya sendiri atas permintaan beliau (bpk syekh yusuf)yg meminta kpd GALLARRANG MONCONGLOE untuk pergi meminang anak dr DAMPANG KO`MARA..dst wallahu a`lam bishshawab..

    Comment by muhammad idris | January 8, 2013 | Reply

    • Adapun Ibunda Syekh Yusuf adalah anak dari GALLARANG MONCOLLOE, bukannya anak dari DAMPANG KO`MARA.

      Comment by myusuf.mks | February 11, 2013 | Reply

  54. Reblogged this on UKM Cinta Rebana ITS and commented:
    ala sufi

    Comment by ukmcintarebana | January 28, 2013 | Reply

  55. wallahu aklam,,entah siapa yang menjadi keturuanan aslinya,,yang jelas kami juga merasakan hak untuk mempelajari ilmu beliau, karena sejak kecil kami sudah di ajarkan ilmu beliau, yang paling dasar yang kami ketahui keilmuan syech yusuf dan kami di Pulau Medang Kab.Sumbawa Besar kami amalkan,yaitu MASALAH SATINJAH, kalaupun saudara2 merasa keberatan kalau kami memiliki ajaran Syech Yusuf dan Ilmunya kami amalkan tidak apa2 lah, karena di pulau medang sumbawa, masyarakat berbicara BUgis, Mandar, dan Bajo…kalaupun merasa keberatan dan merasa tidak terimah,,cek saja kebenaran di Pulau Medang Kab. Sumbawa Besar….

    Comment by suparman | May 26, 2013 | Reply

    • SALAM,,,MASALAH SATINJA ( ISTINJA ),,ITU ADALAH THARAH/ TATA CARA BERSUCI DARI HADAS BESAR DAN KECIL,,DAN ITU ADALAH MATERI PEMBUKA JIKA MAU MENGAMALKAN AJRAN THARIQAH KHALWATIYAH YUSUF

      Comment by AHMAD | June 18, 2013 | Reply

  56. Assalamualaikum
    Perpecahan islam itu sesungguhnya bkn disebabkan ancaman dari luar tubuh islam itu sendiri.tapi pecah karena umat muslim itu sendiri.dari hal kecil seperti ini,perdebatan yang tiada manfaat ini secara halus membuat perpecahan.kalian bangga dengan agamamu,tapi dengan cara mu seperti ini kalian tlah menodai agamamu sendiri.
    Wahai manusia kebanggaan ALLAH apa yang engkau lihat dari di seorang syeikh yusuf????engkau bangga krn engkau garis keturunanya,apakah engkau bangga menyandang gelar?apakah engkau bangga dengan kaumu???sesungguhnya membanggakan diri,atau pun kaumu berarti kau tlah merendahkan kaum lainya.apakah itu yang kau sebut dengan beriman kepada ALLAH.tiakan hubungan mu dengan ALLAH,sesama umat,sesama muslim pun kalian tlah berusaha saling menginjak bagaimana ALLAH akan menerima ibadah kalian???semua yang kau lakukan sebahagian besar adalah nafsu,kesombongan,keangkuhan,dan keriaan dalam hati besarmu.keruntuhan islam lebih besar disebabkan oleh orang yang memahami islam itu sendiri.karena merasa ia adalah seorang hamba ALLAH yang taat membuat mereka lupa akan diri mereka sendiri.”Kau tlah dibutakan oleh ibadahmu”.berpikirlah wahai orang” beriman.

    Saya hanya seorang muslim biasa yang berasal dari sumatra barat,bukan habib,kyai,ataupun ustazd,dah saya tidah tahu menahu tentang garis keturunan syeikh yusuf.namun dengan izin ALLAH,semenjak saya mengenal dunia ini alhamdulillah saya selalu dituntun oleh beliau dengan cara yang tak dapat saya jabarkan.
    Saya tiada ada maksud lain dengan tulisan ini.hanya satu pesan dari beliau,”janganlah kau dibutakan oleh jubahmu,janganlah kau ditulikan oleh hatimu,janganlah kau dilumpuhkan oleh agamamu,namun jagalah hati nuranimu hingga kau mampu mengendalikan panca indramu”
    Saya rudy,mudah”an kita smua adalah orang” yang slalu mendapat penjuk.
    Bagi yang masih ada garis keturunan syeikh yusuf mudah”an kita bisa saling bersilaturrahmi.dibawah ini nomor saya jika berkenan silahkan hub saya
    08126798032
    Wasalammualaikun

    Comment by rudy | June 15, 2013 | Reply

  57. Yth.Saudaraku pak Rudy !
    Sy juga mengalami keanehan mendapat mimpi yg sama dan berulang lebih dari 4 x, hingga tahu nama dan kuburannya syech yusuf di banten, katanya yg berasal dari makasar, padahal sy tidak pernah terpikirkan sedikitpun mengenai hal ini dan sama sekali tidak pernah berguru atau ada hubungan lainnya dengan syech yusuf sepengetahuan saya, kecuali sesama muslim barangkali, mhn nasehat dari bapak ttg hal ini, karena sy melihat anda sangat tahu tentang syech yusuf dimaksud. Terimakasih- Deden Daenuri -Tlp. (021) 90604211

    Comment by DEDEN DAENURI | June 15, 2013 | Reply

  58. Salam,,,Syech Yusuf Tajul Khalwaty,,al makassari..tidak sama yg ada di madura,,yg di madura adalah Sayyid Yusuf al Anggawi,,itrah imam Hasan bin Ali bin Abu Tholib Kw,,dan nasab yg nyambung ke Imam Hasan RA,, Syech Yusuf al Makassari,,adalah seorang Ulama dan pejuang, Tetapi nasab Beliau masih kontroversi,,Akan tetapi Satu2 nya Pejuang Tokoh Sufi Yang menjadi Pahlawan Nasional di dua Negara,, Bahkan bisa jadi satu2nya di Dunia

    Comment by AHMAD | June 18, 2013 | Reply

  59. yang mengaku keturunannya ..biasa ke ko’bang moncolloe.!!!

    Comment by joko | August 15, 2013 | Reply

  60. kalo ga mau dibilang sesat n ga bener yaa jaga kelakuan , ucapan, jgn asal ngomong biar org yg menilai itu baik,dan buat org yg asal bilang sessat sy mau tanya,, apa kalian tuhan ? apa kalian lebih benar ? apa kalian tahu yg sebenarnya bukan dengar dr orang????

    Comment by juliyan | August 23, 2013 | Reply

  61. askm wbr trmkasih banyak atas kisahnya syekh yusup mudah mudahan Allahmenerima semua small.baiknya.dan semoga kita bisa seprti beliau. amiin salm untk semua dan tolong doakan saya agar. hati ini selalu mengingat Allah sampai ahir hayat. semoga Allah mengampuni semua dosa kita dan mengabulkan doa kita amiin dr hambamu yang selalu mrngharapkan ampunanmu.

    Comment by nur janah | September 6, 2013 | Reply

  62. Menurut yang saya tahu, wajar adanya kalo ada orang bone mengaku keturunan syech yusuf. karena cucu beliau dinikahi mangkau’ bone. lahir lah La Kasi Arung Sigeri fetta Ponggawae.

    Dan bukan hanya di Bone saja ada keturunan beliau, bahkan sekarang disumatera ada satu desa yg penduduknya hampir 50% keturunan Tuanta Salama’ Ri Gowa.

    Comment by Karaeng Ewa | September 23, 2013 | Reply

  63. Saya pengen punya MK karna allah ta’ala

    Comment by Mulyanto | October 29, 2013 | Reply

  64. Sebentar Aduk kopi dulu…
    nyimak lagi..

    Comment by cucu Fetta Fuang | January 16, 2014 | Reply

  65. saya mengetahui siapa ayahnya sech yusuf.banyak orang bisa mengakui sebagai keturunannya tapi yg terpenting apakah ilmu/pengetahuannya sampai diketahui atau tdk baru disitu jelas bahwa dia memiliki pengetahuan yg juga dimiliki sama seperti sech yusuf al makassar

    Comment by andy | January 25, 2014 | Reply

  66. ya Allah ya kariim..knape kaian jadi pada ribut si sesama muslim,,

    Comment by hery dzar al-ghifary | February 7, 2014 | Reply

  67. banyak bicara semua,bangga dg keturunan tapi pembuktian kurang,keturunan syech yusuf itu banyak tersebar.tonggaknya itu dari cucunya syekh yusuf yg bernama imommo siti aisya dg siti habibah yg menikah dg raja bone matinroe rinagauleng.

    Comment by petta karaeng | July 14, 2014 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 44 other followers

%d bloggers like this: