Daris Rajih

Search…View…Copy…Paste…

Satu Satunya Tempat Berharap

Al-Barqy(1 ) berkata:

“Saya melihat seorang perempuan di dusun. Saat itu, salju sudah turun dan semua tanamannya habis, rusak karena salju tersebut. Banyak orang yang datang untuk menghibur dan menampakkan rasa prihatin. Tiba-tiba perempuan tersebut menengadahkan pandangannya ke langit dan berdo’a: ‘Ya Allah, Engkaulah satu-satunya yang dapat diharapkan oleh makhluk(Mu) yang terbaik (yaitu manusia). Berada di tangan-Mulah pengganti dari apa-apa (tanaman) yang telah rusak. Maka, berbuatlah untuk kami sesuai dengan sifat yang Engkau miliki (Pengasih, Penyayang). Sungguh, rizki kami ada pada-Mu, harapan kami pun hanya kepada-Mu.’
Tak lama setelah itu, datang seorang kaya dan dermawan dari daerah tersebut. Dan setelah mendapat informasi tentang apa yang terjadi, orang tersebut memberikan uang untuk si perempuan tadi sebesar lima ratus dinar.”( 2)

[1] Dia adalah Abu Abdillah Ahmad bin Ja’far bin Abdu Rabbih bin Hassan. Seorang penulis yang dikenal dengan Al-Barqy. Lihat Al-Khatib Al-Baghdadi dalam kitab Tarikhnya 4/69.
[2] Al-faraj ba’das-Syiddah 1/181.

January 3, 2011 - Posted by | Kisah Sufi

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: