Daris Rajih

Search…View…Copy…Paste…

Pintu Antara Manusia Dan Allah Tidak Pernah Ditutup

‘Abdullah bin Ahmad bin Dâsah, seorang Muqri` dari Bashrah, berkata,
“Aku telah mendengar bahwa ada seorang prajurit membawa kabur seorang wanita dari jalan, namun para tetangganya berhasil mencegatnya. Dia dan orang-orangnya mengadakan perlawanan hingga akhirnya mereka terpisah. Lantas si prajurit ini membawa masuk wanita tersebut ke dalam rumahnya, mengunci pintu-pintu dengan rapat, kemudian merayu si wanita agar memasrahkan dirinya namun dia menolak. Lantas si prajurit memaksanya dan memperlakukannya secara kasar hingga akhirnya dia dapat menundukkannya dan sudah dalam posisi seorang yang leluasa untuk melakukan perbuatan tidak senonoh terhadapnya.

Ketika itu, berkatalah si wanita, “Wahai fulan, tahanlah hingga engkau menutup satu pintu lagi yang tertinggal dan lupa engkau menutupnya.”
Orang ini bertanya-tanya, “Pintu apa lagi?.”
Si wanita menjawab, “Pintu antara dirimu dan Allah.”
Maka, serta-merta orang tersebut bangkit dari posisinya semula meninggalkan wanita tersebut sembari berkata, “Keluarlah, Allah telah mengeluarkanmu dari kesulitan.”
Wanita itupun keluar dan si prajurit tadi tidak menghadang jalannya.

(Diambil dari kitab al-Faraj Ba’da asy-Syiddah, karya al-Qadliy Abu ‘Aliy at-Tannûkhiy, Jld.I, Hal.355)

January 3, 2011 - Posted by | Kisah Sufi

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: