Daris Rajih

Search…View…Copy…Paste…

Yeremia Dan Bangku Landasan

Yeremia jatuh cinta pada seorang wanita jangkung. Setiap malam sepulang kerja ia datang ke rumahnya, dan setiap malam ia ingin sekali menciumnya tetapi sangat malu untuk memintanya.  

Pada suatu malam ia memberanikan diri. “Bolehkah saya menciummu?” Ia bersedia. Tetapi Yeremia terlalu pendek, maka mereka mencari sesuatu yang dapat ia gunakan sebagai landasan untuk berdiri. Mereka menemukan sebuah bangku landasan pandai besi yang tertinggal, yang membuat Yeremia setinggi yang diperlukan.  

Setelah mereka berjalan lagi sejauh kira-kira setengah kilometer atau lebih, Yeremia berkata, “Bolehkah saya mencium sekali lagi, sayang?”  

“Tidak,” kata si wanita. “Saya sudah memberimu satu. Itu cukup untuk malam ini.”

Yeremia berkata, “Tetapi mengapa kamu membiarkan saya membawa terus bangku celaka ini?”  

Cinta menanggung beban dan merasa tidak ada beban!

May 30, 2008 - Posted by | Kisah Hikmah

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: