Daris Rajih

Search…View…Copy…Paste…

Satu Kaki keluar

… banyak yang tidak bersungguh-sungguh …  

Sepasang pengantin yang sedang berbulan madu sedang menuju ke tempat tidur di hotel mereka ketika seorang perampok bertopeng masuk ke kamar mereka. Perampok itu membuat sebuah lingkaran di lantai dengan sebuah kapur, memberi isyarat kepada sang suami dan berkata, “Berdiri di lingkaran ini. Kalau engkau keluar dari lingkaran ini, saya akan menembak kepalamu.”  

Sementara sang suami berdiri di tempatnya, perampok itu mengambil semua barang yang dapat ia bawa dan memasukkannya ke dalam kantong. Ketika ia hendak pergi ia melihat pengantin putri yang cantik yang hanya terbungkus selembar kain. Ia menghampirinya, membunyikan radio, berdansa dengannya, memeluk dan menciuminya – dan hampir saja memperkosanya seandainya pengantin putri itu tidak melawannya dengan berani.  

Ketika akhirnya perampok itu pergi, pengantin putri itu memandang suaminya dan berteriak, “Lelaki macam apa kau! Kau hanya diam terpaku di tengah-tengah lingkaran dan tidak melakukan sesuatu pun sementara saya hampir saja diperkosa!” 

“Tidak benar kalau saya tidak melakukan sesuatu,” protes si suami.  

“Apa yang kaulakukan?”  

“Saya menentang perintahnya. Setiap kali ia membelakangi saya, saya mengeluarkan kaki saya dari lingkaran!”  

Bahaya yang siap kita hadapi adalah bahaya yang dapat kita hadapi dari jarak yang aman.

May 30, 2008 - Posted by | Kisah Hikmah

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: