Daris Rajih

Search…View…Copy…Paste…

Dilema Presiden Taft

Presiden Amerika Serikat, William Howard Taft sedang santap malam ketika putranya yang bungsu mengatakan sesuatu yang tidak hormat mengenai ayahnya.  

Semua orang terkejut atas keberanian anak itu dan seluruh ruangan menjadi sangat sepi.  

“Apakah bapak tidak akan menghukumnya?,” tanya nyonya Taft.  

“Kalau ucapan itu ditujukan kepada saya selaku ayah, jelas ia akan dihukum,” jawabnya. “Akan tetapi kalau ucapan itu ditujukan kepada saya sebagai Presiden Amerika Serikat, anak itu mempunyai hak yang dijamin oleh undang-undang.”  

Mengapa seorang ayah harus dikecualikan dari kritik yang baik untuk seorang Presiden?

May 30, 2008 - Posted by | Kisah Hikmah

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: